SketsaNusantara.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perbincangan.
Kasus keracunan usai menyantap menu MBG terjadi lagi. Kali ini di di Dukuh Tembok, Surabaya.
Sebanyak 200 siswa dari 12 sekolah diduga keracunan usai menyantap menu olahan daging yang perdana disajikan dari SPPG Bubutan, Tembok Dukuh, Surabaya.
Dilansir dari akun X @menuembegejelek, diketahui bahwa pihak SPPG telah menarik seluruh menu makanan yang telah diedarkan.
Kepala Puskesmas Tembok Dukuh, drg Tyas Pranadani menegaskan bahwa kasus ini akan masuk ke tahap investigasi.
"Kemudian MBG pihak SPPG juga berkomitmen untuk membiayai seluruh pengobatan dari siswa,"
Baca Juga: Menu MBG Perdana di Salah Satu MI di Pasuruan “Garingan” Tanpa Sayur
"Tentu kami akan lakukan investigasi terkait makanan ini melalui BBLK," jelasnya.
Para siswa mengalami gejala pusing, mual, muntah hingga sakit perut usai menyantap menu olahan dagng yang didapat dari MBG.
Bahkan beberapa siswa harus dilarikan ke klinik untuk mendapat perawatan medis.
Baca Juga: MBG Harus Jalan Terus: Kembalikan Kepercayaan Publik, Kepala BGN dan Jajarannya Legowo mundur!
Wawali Armuji mengungkap berdasarkan hasil pengecekan awal, dapur SPPG dalam kondisi bersi dan memenuhi standar.
"Yang menjadi kendala itu dagingnya," ungkapnya.
Artikel Terkait
Purbaya Yudhi Sadewa Kaget Isu Pengadaan Puluhan Ribu Motor Listrik SPPG: Sudah Beli?
Sindiran Satir Komika Kukuh Adi di Tengah Polemik Pengadaan Motor Listrik untuk Operasional SPPG, Soroti Nasib Guru Honorer hingga Singgung Prioritas
Heboh! Diduga Ada 'Anak Kodok' dalam Roti Menu MBG untuk Balita dan Ibu Menyusui di Sampang Madura, Dapur SPPG Bakal Dihentikan Sementara?
Anggaran Pengadaan Alat Makan MBG Bocor! BGN Ajukan Rp4,19 Triliun Hanya Untuk 15 SPPG di Yogyakarta
Merasa Dirugikan, Uya Kuya Laporkan Akun Penyebar Isu 750 SPPG ke Polda Metro Jaya