Rabu, 17 Juni 2026

Pilu, Pengakuan Para Orang Tua yang Menitipkan Anaknya di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Pernah Temukan Luka di Bibir dan Punggung

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Minggu, 26 April 2026 | 08:10 WIB
Daycare Little Aresha yang diduga melakukan penganiayaan terhadap anak (X/@abulmuzaffar10)
Daycare Little Aresha yang diduga melakukan penganiayaan terhadap anak (X/@abulmuzaffar10)

Rasa sakit hati dan marah juga diungkapkan Khairunnisa, salah satu orang tua yang menitipkan anaknya di Daycare Little Aresha.

Di salah satu video yang tersebar, ia yakin melihat sang anak yang diikat kencang tanpa mengenakan baju.

“Anak saya tidak diberi baju dan tangannya bukan dibedong, tapi diikat kencang,” ujarnya.

Baca Juga: Jembatan Kewek Yogyakarta Jadi Tempat Nongkrong, Satpol PP Turun Tangan Bubarkan Street Coffee

Melihat anaknya diperlakukan seperti itu, Khairunnisa tak kuasa menahan tangis.

Ia pun mengungkapkan rasa syok dan amarahnya, hingga akhirnya menyebutkan sejumlah kejanggalan selama menitipkan sang anak.

“CCTV hanya ada di luar, sementara di dalam tidak ada,” ujar Khairunnisa yang belum genap satu bulan menitipkan anaknya di Daycare Little Aresha.

Kesedihan juga dirasakan oleh pemilik akun Threads @annisakhaaa yang anaknya menjadi salah satu korban penganiayaan di Daycare Little Aresha.

Bayinya yang baru berumur 9 bulan menjadi salah satu korban penganiayaan.

“Badan gemeter banget pas lihat video, ternyata ada anakku yang diiiket sampe nangis sesengukan,” tulisnya dalam unggahan tanggal 25 April 2026.

Annisa pun langsung merasakan sesak, membanyangkan selama 6 bulan menitipkan sang buah hati, anaknya mendapatkan perlakuan seperti itu.

“Hatiku hancur banget, sesak nafas, langsung keputer di otakku, 6 bulan anakku daycare di situ dengan perlakuan seperti itu setiap hari,” tulisnya lagi.

Khairunnisa, Norman dan Annisa hanyalah 3 dari puluhan orang tua yang mengalami kisah pilu usai menitipkan anaknya di Daycare Little Aresha.

Hingga saat ini, pihak kepolisian mencatat ada 103 anak yang dititipkan di daycare tersebut, 53 di antaranya diduga menjadi korban kekerasan.

Polda DIY juga memprediksikan, jumlah korban akan terus bertambah seiring banyaknya orang tua yang mulai melapor dengan keluhan serupa.***

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X