SketsaNusantara.id - Pemerintah Kabupaten Jember meluncurkan program layanan Homecare guna memperkuat sektor kesehatan masyarakat sekaligus mempercepat penanggulangan kemiskinan hingga tingkat pedesaan.
Langkah konkret ini ditinjau langsung oleh Bupati Jember, Gus Fawait, dalam rangkaian kegiatan Bunga Desaku di Desa Rowotamtu, Kecamatan Rambipuji.
Inisiatif tersebut dirancang selaras dengan arah pembangunan nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin ke-4 terkait peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesehatan, serta poin ke-6 mengenai pemerataan ekonomi dan penyediaan akses layanan dasar dari kawasan pinggiran.
Baca Juga: Bupati Gus Fawait Sebut Geliat Jember Fashion Carnaval Jadi Mesin Ekonomi dan Tekan Angka Kemiskinan
Solusi Kesehatan dan Sosial Langsung di Rumah Warga, sehingga program ini mengintegrasikan penanganan medis dengan bantalan sosial-ekonomi bagi kelompok rentan:
Pemeriksaan Kesehatan Terpadu: Tim medis yang menerjunkan dokter spesialis kandungan memeriksa secara mendalam kondisi ibu hamil berisiko tinggi. Pada saat yang sama, tumbuh kembang balita terindikasi stunting dievaluasi secara berkala.
Pendekatan Humanis: Petugas di lapangan mengedepankan komunikasi yang santun dan mudah dipahami tanpa terminologi medis yang memicu kecemasan. Edukasi gizi disampaikan sebagai dorongan positif bagi keluarga.
Baca Juga: Pemkab Jember Gencarkan Program Homecare untuk Sasar Warga Kurang Mampu
Perbaikan Hunian dan Logistik: Bagi warga kurang mampu yang terkendala aturan bantuan perumahan nasional karena menempati tanah kas desa, Pemkab menyiapkan pasokan material bangunan alternatif. Bantuan pangan berupa sembako juga disalurkan di luar program reguler pusat.
Penjangkauan Pelosok dan Kolaborasi Antarlembaga
Untuk menembus medan sulit seperti di kawasan Sumberbaru maupun Panti yang tak terjangkau kendaraan roda empat, tenaga kesehatan diterjunkan memanfaatkan sepeda motor.
"Bagi warga kurang mampu, kami ingin mereka merasa memiliki dokter keluarga yang selalu siap hadir. Karena masalah kesehatan sering kali menjadi pemantik kemiskinan, maka pencegahan langsung dari desa adalah kunci utamanya," tegas Gus Fawait.
Kerja sama lintas instansi ini melibatkan tenaga medis, kader Posyandu, Dinas Sosial, hingga tingkat kecamatan dan desa. Evaluasi rutin bersama para Kepala Puskesmas terus digulirkan demi menyempurnakan operasional layanan di lapangan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Tinjau Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat, Bupati Jember Gus Fawait: Kualitas dan Fasilitas Lengkap, untuk Warga Miskin Ekstrem
Ribuan PPPK Apresiasi Gus Fawait yang Garansi Perpanjangan Kontrak
Tinjau Lokasi Food Street di Jalan Kartini, Bupati Jember Gus Fawait Pastikan Penataan Kuliner Bakal Rampung Akhir Tahun 2026
Tinjau Perbaikan Saluran Irigasi di Jenggawah, Bupati Jember Gus Fawait Bakal Optimalisasi 7.070 Hektare Lahan Pertanian pada 2026
Respons Aspirasi Warga, Gus Fawait Datangi Rumah Warga Calon Penerima Bantuan RTLH
Tanggapi Keluhan Warga Wonojati Jenggawah Soal Jalan Rusak, Gus Fawait Jamin Bakal Segera Lakukan Perbaikan
Bupati Jember Gus Fawait Larang Keras Pungutan Liar Selama Masa Orientasi Sekolah
Siapkan Ribuan Beasiswa, Bupati Jember Gus Fawait Dorong Siswa SMP dan MTS Tak Putus Sekolah
Bunga Kredit PNM Turun Drastis dari 20 Persen ke 8 Persen, Bupati Gus Fawait Ungkap Angin Segar Bagi UMKM Jember
Bupati Gus Fawait Sebut Geliat Jember Fashion Carnaval Jadi Mesin Ekonomi dan Tekan Angka Kemiskinan