Rabu, 17 Juni 2026

Aksi Hemat Energi Hari Bumi, Lampu di Jakarta Akan Dipadamkan Serentak 25 April 2026

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 25 April 2026 | 12:00 WIB
Peringati hari bumi 2026, Pemprov DKI Jakarta terapkan pemadaman lampu serentak selama satu jam (Pixabay.com/ Analogicus)
Peringati hari bumi 2026, Pemprov DKI Jakarta terapkan pemadaman lampu serentak selama satu jam (Pixabay.com/ Analogicus)

SketsaNusantara.id - Dalam rangka memperingati Hari Bumi tahun 2026, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggelar aksi pemadaman lampu serentak di berbagai wilayah ibu kota. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mengajak masyarakat berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pelestarian lingkungan.

Aksi pemadaman lampu dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026, mulai pukul 20.30 hingga 21.30 WIB. Selama satu jam tersebut, sejumlah fasilitas publik hingga gedung-gedung di wilayah Jakarta akan mematikan lampu secara bersamaan.

Melalui akun resminya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan hemat energi tersebut. Ajakan ini disampaikan sebagai langkah sederhana namun berdampak dalam menekan konsumsi listrik dan emisi karbon di perkotaan.

Baca Juga: Dorong Kesadaran Donor Darah, Kadis Koperindag Jember Ikut Aksi PMI di Tengah Kegiatan OSMA

“Yuk ambil bagian dalam aksi hemat energi merayakan Hari Bumi dengan mematikan lampu selama satu jam,” demikian imbauan yang disampaikan melalui media sosial resmi pemerintah daerah.

Pemadaman lampu tidak hanya dilakukan di lingkungan kantor pemerintahan, tetapi juga mencakup berbagai sektor lainnya. Seluruh gedung milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengikuti aksi ini, dengan pengecualian fasilitas vital seperti rumah sakit, puskesmas, dan klinik yang tetap beroperasi demi pelayanan masyarakat.

Selain itu, sejumlah gedung swasta juga turut dilibatkan. Pusat perbelanjaan, hotel, restoran, hingga apartemen diimbau untuk berpartisipasi dalam aksi simbolis ini. Keterlibatan sektor swasta dinilai penting untuk memperluas dampak penghematan energi secara kolektif.

Baca Juga: KPK Periksa 9 Saksi Kasus Dugaan Pemerasan di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Wibowo Jadi Tersangka

Tidak hanya bangunan, pemadaman juga akan diterapkan di sejumlah ruas jalan utama atau jalan protokol serta jalan arteri di Jakarta. Lampu penerangan jalan di beberapa titik akan dimatikan sementara sebagai bentuk dukungan terhadap kampanye lingkungan.

Simbol-simbol kota yang biasanya menjadi ikon pencahayaan malam hari di Jakarta juga akan turut dipadamkan. Langkah ini diharapkan dapat memberikan pesan kuat mengenai pentingnya perubahan perilaku dalam penggunaan energi.

Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung agenda global pengurangan emisi gas rumah kaca. Dengan mematikan lampu selama satu jam, diharapkan terjadi penghematan energi yang signifikan jika dilakukan secara serentak oleh seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga: Viral di Media Sosial, Dugaan Pelecehan Santriwati di Bangkalan Madura Terungkap, Korban Capai 30 Orang

Partisipasi warga menjadi kunci keberhasilan gerakan ini. Masyarakat diimbau untuk turut mematikan lampu di rumah masing-masing, serta mengurangi penggunaan perangkat elektronik yang tidak diperlukan selama periode tersebut.

Selain berdampak pada lingkungan, aksi ini juga menjadi momentum refleksi bagi masyarakat perkotaan untuk lebih bijak dalam menggunakan energi. Kebiasaan sederhana seperti mematikan lampu saat tidak digunakan dapat memberikan dampak besar jika dilakukan secara konsisten.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X