Rabu, 17 Juni 2026

Bukan Kebobolan, Wakil Rektor 1 UNESA Ungkap Kronologi hingga Terungkapnya Joki UTBK

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Jumat, 24 April 2026 | 21:30 WIB
Ilustrasi ujian utbkidi UNESA (Instagram @official_unesa)
Ilustrasi ujian utbkidi UNESA (Instagram @official_unesa)

SketsaNusantara.id – Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) pada hari pertama diwarnai dengan temuan kasus kecurangan. 

Di mana pada ujian masuk pertama di UNESA diwarnai oleh kecurangan berupa joki UTBK.

Tentu saja kasus ini menjadi tamparan tersendiri bagi dunia pendidikan Indonesia terkhusus di wilayah Jawa Timur.

Baca Juga: Kasus Joki UTBK Terbongkar di Unesa, Teknologi AI Deteksi Kemiripan Wajah hingga 95 Persen

Menanggapi hal tersebut, Wakil Rektor 1 UNESA, Profesor Martadi angkat bicara.

Seperti dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, Martadi mengungkap bagaimana kecurangan berupa masuknya joki UTBK tersebut.

"Kita sebenarnya tidak bisa disebut kebobolan karena sudah tahu potensi kecurangan itu sejak H-2," ungkapnya.

Baca Juga: Tim Siber UPA TIK UNEJ Berhasil Gagalkan Praktik Joki Ujian TOEFL CBEPT, 4 Pelaku Ditangkap

Ternyata pihak UNESA membuka satu fakta bahwa masuknya joki tersebut sudah diketahui bahkan 2 hari sebelum pelaksanaan UTBK.

"Itu berdasarkan hasil generate foto yang ditemukan kemiripan 95 persen antara salah satu peserta yang mendaftar tahun ini dengan tahun 6 yang lalu jadi aada kemiripan foto," tegasnya lagi.

Lebih lanjut Martadi menjelaskan bahwa setelah foto generate tersebut terdeteksi, pihak kampus masih menunggu apakah pada hari H yang bersangkutan akan datang.

Baca Juga: Dikabarkan Ada Kecurangan Saat UTBK SNBT, Universitas Jember Pastikan 96 Persen Peserta Ikuti Ujian

"Ternyata setelah hari H setelah kami cek di ruangan, yang bersangkutan benar-benar datang lalu kemudian panitia melakukan pengawasan lebih ketat, yang bersangkutan tetap membiarkan mengikuti proses," imbuhnya lagi.

Menurut Martadi setelah pihak panitia mengetahui bahwa joki tersebut hadir dan mengikuti ujian maka mereka membiarkan saja, namun dengan pengawasan lebih ketat.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: YouTube KOMPASTV

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X