SketsaNusantara.id - Shenina Cinnamon membagikan pengalamannya selama menjalani proses persalinan saat melahirkan anak pertamanya.
Sebagaimana diketahui, istri Angga Yunanda itu baru saja mengumumkan kelahiran anak pertama berjenis kelamin laki-laki yang diberi nama Segara Nadi Aksatama.
Dalam unggahannya, Shenina memberikan pesan menyentuh sekaligus ungkapan rasa syukur karena ia telah melalui proses persalinan normal.
"Segara, terima kasih telah memilihku untuk menjadi ibumu. Perjalanan yang sangat panjang, tetapi setiap detiknya sangat berharga dan sepadan dengan segalanya," tulis Shenina dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan akun Instagram @sheninacinnamon pada hari Jumat, 31 Juli 2026.
Shenina bersyukur karena proses persalinan yang dialaminya terasa dimudahkan dengan menjalani persiapan panjang sebelumnya.
Dalam unggahannya, terlihat aktris berusia 27 tahun itu bagikan potret melahirkan secara unmedicated birth dengan perineum utuh serta menjalani proses Inisiasi Menyusui Dini (IMD) yang menjadi momen tak terlupakan sepanjang hidupnya.
"Mama sangat bersyukur karena proses kelahiranmu begitu dimudahkan. Bisa melahirkanmu dengan proses yang cepat secara alami tanpa intervensi medis (unmedicated birth) dengan perineum yang utuh," ujarnya.
"...dan yang terindah: menikmati pelukan pertama kita. Empat jam dalam proses IMD (inisiasi menyusui dini) bersamamu. Ini adalah momen yang tak terlupakan dalam hidup Mama," tuturnya penuh haru.
Baca Juga: Momen Gender Reveal Kehamilan Perdana Shenina Cinnamon, Angga Yunanda: It's a Boy!
Unggahan Shenina tersebut dibanjiri ucapan selamat dari sejumlah rekan sesama artis dan juga memantik rasa penasaran publik.
Lantas, apa itu unmedicated birth yang dialami Shenina Cinnamon? Bagaimana penjelasannya menurut medis dan apa saja manfaatnya?
Mengutip dari situs Baby Center, unmedicated birth adalah proses persalinan normal melalui vagina (pervaginam) tanpa menggunakan obat pereda nyeri, seperti epidural atau spinal anestesi.
Selama proses tersebut, ibu mengandalkan teknik alami untuk mengelola nyeri, mengatur napas, perubahan posisi tubuh, relaksasi, pijatan, dengan dukungan dari tenaga kesehatan atau pendamping persalinan.