Beberapa alasan dan pertimbangan ibu hamil memilih unmedicated birth sebab proses persalinan ini membuat Ibu lebih leluasa bergerak mencari posisi yang nyaman karena tidak terikat selang infus atau alat monitor bius.
Selain itu, sebagian ibu merasa pemulihan fisik setelah melahirkan dengan metode ini terasa lebih cepat, tidak terpengaruh efek samping obat anestesi.
Namun, menjalani proses lahiran seperti ini membutuhkan persiapan fisik maupun mental yang kuat karena rasa sakit kontraksi dirasakan secara penuh tanpa blokade obat.
Sebelum persalinan, Angga Yunanda juga sempat membagikan momen ketika dirinya dan Shenina mengikuti kelas persiapan melahirkan.
Keduanya mempersiapkan proses persalinan secara menyeluruh, mulai dari latihan relaksasi, olahraga ringan, menjaga asupan nutrisi, hingga mengikuti kelas hypnobirthing, prenatal yoga hingga menyusui dan perawatan bayi baru lahir.
Proses melahirkan metode ini dilakukan dengan sangat gentle, ibu juga penuh percaya diri melakukannya dengan dukungan tenaga ahli, dan bonding kuat dengan sang buah hati melalui proses IMD pasca lahiran yang penuh kasih sayang.
Dalam persalinan yang dijalaninya, perineum Shenina tetap utuh atau tidak mengalami robekan. Ibu akan merasa lebih nyaman setelah persalinan karena tidak memerlukan jahitan, sehingga rasa nyeri berkurang dan proses pemulihan cenderung bisa lebih cepat.
Dalam unggahannya, Shenina juga membagikan momen IMD yang penuh haru saat putranya pertama kali menempel langsung atau skin to skin saat pertama kali menyusui.
Ia tak berhenti mengucap syukur, terutama pada sang suami yang selalu setia menemani serta memberikan dukungan moral selama proses persalinan.
Baginya, kelahiran Segara Nadi Aksatama menjadi pengalaman paling berharga sekaligus awal perjalanan baru sebagai seorang ibu.