SketsaNusantara.Id - Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) di Universitas Jember dikabarkan ada proses kecurangan.
Bahkan, pegawai kampus Universitas Jember atau UNEJ dikabarkan terlibat membantu proses kecurangan.
Ditengah kabar tersebut, kampus UNEJ memastikan bahwa 96 persen peserta UTBK SNBT telah ujian.
Baca Juga: UNEJ Temukan Indikasi Kecurangan di UTBK SNBT 2025, Begini Kronologi Lengkapnya
“Selama pelaksanaan UTBK sejak tanggal 23 April hingga 3 Mei 2025, dari 13.403 total peserta, hanya 494 yang tidak hadir,” kata ketua Pusat UTBK SNBT UNEJ, Prof. Slamin dalam keterangan tertulis, Minggu, 4 Mei 2025.
Lebih lanjut kata Slamin, pelaksanaan UTBK SNBT di kampus UNEJ berjalan lancar kendati muncul rumor tersebut.
“Kecuali adanya kasus oknum pegawai kami yang membantu usaha remote acces,” ujarnya.
Baca Juga: Pegawainya Dikabarkan Bantu Kecurangan UTBK SNBT, Begini Tanggapan Kampus UNEJ
Kendati demikian, Slamin menegaskan bahwa pihaknya akan menjaga integritas pelaksanaan UTBK SNBT secara adil dan transparan.
“Kami pastikan UNEJ berkomitmen menjaga integritas pelaksanaan UTBK SNBT dan memastikan proses seleksi yang adil dan transparan bagi seluruh calon peserta,” paparnya.
Kata Slamin, UNEJ berencana akan menerima 4.000 calon mahasiswa baru dari hasil tes UTBK SNBT.
Artikel Terkait
Siswa SMKN 5 Jember Jatuh ke Jurang di Gunung Saeng, Waka Kesiswaan Sebut Korban Belum Pernah Mendaki Gunung
Supercar Mewah Ringsek! Lamborghini 20 Miliar Tabrak Ignis di Tol Jombang, Kerugian Capai Miliaran Rupiah
Disebut Sebagai Crazy Rich Surabaya, Siapa Gabriel Rey? CEO Triv Pemilik Supercar Lamborghini yang Alami Kecelakaan di Tol Jombang
Siapa Pendakwah Muda GBZ? Viral Kepergok di Diskotik, Diduga Sedang Asyik Dugem, Ternyata Pemilik...
Gus Muwafiq Sentil Pihak yang Ribut soal Ijazah Jokowi: Berani Ngomong saat Sudah Lengser, Kenapa Dulu Diam Seribu Bahasa?
Ramai Kasus Asusila yang Dilakukan di Lingkungan Kedokteran, Anggota Komisi IX DPR RI Berikan Pernyataan
BRI Dukung IPPA Fest 2025: Buka Peluang Ekonomi untuk Warga Binaan lewat Karya Bernilai Jual dan Inklusi Finansial