SketsaNusantara.id – Program pelayanan kesehatan Jemput bola mulai dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat di kawasan terpencil.
Salah satunya adalah Febriyanti Rizkyanggini (27), warga Dusun Tenap, Desa Sucopangepok, Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember, yang mendapatkan kunjungan medis langsung di kediamannya.
Ibu hamil yang tengah memasuki trimester kedua ini mengaku sangat terbantu dengan kehadiran petugas kesehatan.
Baca Juga: Lawan Medan Ekstrem, Tim Medis Puskesmas Jelbuk Jember Jemput Bola Pantau Ibu Hamil Risiko Tinggi
Selama ini, tantangan geografis dan kondisi infrastruktur yang buruk menjadi penghalang utama bagi warga setempat untuk mendapatkan layanan medis.
Bagi Febri, perjalanan menuju Puskesmas Pembantu (Pustu) bukanlah hal yang sepele. Dia harus menempuh waktu sekitar 30 menit menggunakan sepeda motor melalui akses jalan yang licin dan curam. Kondisi ini tentu berisiko tinggi bagi ibu hamil.
"Sangat membantu, karena akses ke bawah (Pustu) itu jauh dan jalannya licin. Dengan adanya petugas yang datang ke rumah, proses pemeriksaan jadi jauh lebih praktis dan nyaman," ungkap Febri, seperti dikonfirmasi, pada Rabu 11 Februari 2026.
Baca Juga: Tiga Bencana Terjadi dalam Sehari, BPBD Jember Catat Puluhan Rumah Warga Terdampak
Meskipun ini merupakan pengalaman pertamanya mendapatkan layanan home care, Febri berharap program ini dapat berjalan secara konsisten.
Mengingat usia kandungannya yang terus bertambah, dia sangat mendambakan pemantauan kesehatan rutin hingga hari persalinan nanti tanpa harus mempertaruhkan keselamatan di jalan.
Program inovatif ini diproyeksikan menjadi solusi efektif dalam menekan angka risiko kesehatan ibu dan anak di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau transportasi umum maupun infrastruktur jalan yang memadai.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Pemkab Jember Luncurkan Program Peta Cinta, DPC PKB Jember: Ini Langkah Baik untuk Mendekatkan Pelayanan Adminduk ke Masyarakat
Sinergi Pemkab Jember dengan BKN, Bupati Gus Fawait Tegaskan Komitmen Pengangkatan PPPK
Gandeng Pemkab Jember, Kepala BKN Prof Zudan Ingatkan ASN Fokus Pastikan Kesejahteraan Rakyat
Pemkab Jember Luncurkan Gerakan 1.200 Nakes, Akhiri Ego Sektoral Demi Tekan Stunting dan AKI-AKB
Tembus 11 Ribu Aduan, Pemkab Jember Sebut Permintaan Perbaikan Jalan yang Mendominasi
Pemkab Jember Tindak Tegas Menu Makanan Tak Layak di Program Makan Bergizi Gratis
Sasar Kawasan Segitiga Emas, Satgas Tata Ruang Pemkab Jember Tertibkan Reklame Bodong
Tekan Pengangguran, Pemkab Jember Targetkan 1000 PMI Terlatih Berangkat di 2026
Satgas Infrastuktur dan Tata Ruang Pemkab Jember Mulai Tertibkan Jaringan Utilitas Ilegal
Banner dan Spanduk Ilegal Masih Banyak Terpasang, Satgas Infrastruktur Tata Ruang Pemkab Jember Langsung Bergerak