SketsaNusantara.id – Sejak resmi diluncurkan pada pertengahan Maret 2025 lalu, kanal pengaduan masyarakat Wadul Gus’e terbukti efektif menjadi jembatan komunikasi antara warga dan Pemerintah Kabupaten Jember.
Hingga bulan Januari 2026 ini sudah tercatat ada 11 ribu laporan yang masuk dalam kanal Wadul Gus’e, dengan penyelesaian mencapai 82 persen.
Berdasarkan data terbaru, distribusi penanganan laporan menunjukkan tren positif. Dari total laporan yang masuk, sebanyak 8.388 aduan telah berhasil dirampungkan.
Baca Juga: Pemkab Jember Luncurkan Gerakan 1.200 Nakes, Akhiri Ego Sektoral Demi Tekan Stunting dan AKI-AKB
Sementara itu, 1.528 laporan lainnya telah diteruskan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, 1.051 aduan sedang dalam proses tindak lanjut, dan hanya 57 laporan yang dinyatakan batal.
Masalah infrastruktur, khususnya kerusakan jalan, masih mendominasi keluhan masyarakat dengan total 1.330 aduan. Posisi berikutnya ditempati oleh isu Bantuan Sosial (Bansos) dengan 948 laporan, serta kendala administrasi KTP Elektronik sebanyak 945 laporan.
Selain itu, warga juga aktif melaporkan isu terkait kerja sama pemerintah daerah (816 aduan) dan pemeliharaan fasilitas umum (544 aduan).
Baca Juga: Gandeng Pemkab Jember, Kepala BKN Prof Zudan Ingatkan ASN Fokus Pastikan Kesejahteraan Rakyat
Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, aplikasi Wadul Gus’e ini menjadi salah satu upaya mendekatkan informasi kepada masyarakat, baik dari kebijakan hingga keluhan.
“Upaya ini agar semua informasi, keluhan hingga laporan bisa langsung disampaikan. Sehingga ini bisa mengatasi persoalan yang dialami oleh masyarakat di bawah,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa, 27 Januari 2026.
Tingginya partisipasi publik tak lepas dari kemudahan akses yang ditawarkan. WhatsApp menjadi platform paling populer dengan total 8.661 laporan.
Selain WhatsApp, warga juga memanfaatkan media sosial lain seperti Instagram: 1.642 laporan, TikTok: 350 laporan, Facebook: 219 laporan, Command Center & Platform lain: 152 laporan.
Dengan adanya kemudahan tersebut, Gus Fawait mengajak masyarakat untuk tidak ragu dalam melaporkan permasalahan atau kendala terkait dengan pelayanan publik.
Artikel Terkait
Antisipasi Terjadi Banjir, Pemkab Jember Awasi Ketat Perumahan yang Diduga Gunakan Sepadan Sungai
Tak Ada Pesta Kembang Api Tahun Ini, Pemkab Jember Bakal Gelar Sholawat dan Doa Bersama untuk Acara Pergantian Tahun
Jelang Tahun Baru, Pemkab Jember Resmi Lantik 8.344 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu
Pemkab Jember Distribusikan Ratusan Gerobak UMKM, Kawasan Food Street Kartini Jadi Prioritas
Pemkab Jember Resmi Perpanjang Kerjasama dengan Maskapai Fly Jaya, Gus Fawait: Direncanakan Ada Penambahan Jadwal Penerbangan
Apresiasi Kebijakan Pemkab Jember, Wisatawan Asal Lumajang Sebut Masih Banyak yang Harus Dikembangkan
Pemkab Jember Luncurkan Program Peta Cinta, DPC PKB Jember: Ini Langkah Baik untuk Mendekatkan Pelayanan Adminduk ke Masyarakat
Sinergi Pemkab Jember dengan BKN, Bupati Gus Fawait Tegaskan Komitmen Pengangkatan PPPK
Gandeng Pemkab Jember, Kepala BKN Prof Zudan Ingatkan ASN Fokus Pastikan Kesejahteraan Rakyat
Pemkab Jember Luncurkan Gerakan 1.200 Nakes, Akhiri Ego Sektoral Demi Tekan Stunting dan AKI-AKB