SketsaNusantara.id - Presenter kondang Tantowi Yahya mengungkapkan sebuah fakta pertumbuhan ekonomi di era Presiden Soeharto.
Fakta tersebut dikutip langsung oleh adik dari Helmy Yahya ini dari Catatan Bambang Soesatyo.
Hal ini disampaikan oleh Tantowi di akun Instagramnya @tantowiyahyaofficial pada 18 November 2025 seperti dilansir oleh tim SketsaNusantara.id.
Menurut catatan tersebut, pada era kepemimpinan Soeharto, pelaporan data yang disampaikan benar-benar apa adanya dan tanpa rekayasa.
“Karena para menterinya selalu menyampaikan laporan dan data-data yang benar. Bukan rekayasa dan asbun. Atau laporan Asal Bapak Senang (ABS),” kata Tantowi dikutip oleh tim redaksi.
Bahkan Tantowi me-remind masyarakat akan ungkapan terkenal Soeharto yang masih diingat sampai saat ini.
“Kita tentu ingat ucapan Soeharto yang terkenal, ‘Saya nggak mau jadi jenderal yang gagal karena salah langkah’,”
“‘Saya yang ambil keputusan, tapi jangan pernah kasih saya laporan asal bapak senang,’ ujarnya dalam setiap kesempatan,” imbuhnya.
Selain itu, Tantowi juga menyinggung kutipan lain dari Soeharto mengenai tim-nya yang benar-benar solid dan bekerja dengan tulus tanpa mencari muka.
Selama kepemimpinannya, Soeharto selalu meminta kepada para menterinya agar menyampaikan segala masalah agar bisa segera dicarikan solusinya.
“Prof. Wijoyo Nitisastro pernah menyampaikan ke para menteri koleganya, bahwa ‘Presiden Soeharto minta kita Tell The Truth. Kalau ada masalah, Kita cari beberapa alternatif solusi. Presiden yang putuskan’,” ungkapnya.
Artikel Terkait
Respon Keluarga Cendana Setelah Soeharto Resmi Pahlawan Nasional di Tengah Pro dan Kontra: Itu Biasa...
Marsinah Hingga Soeharto, ini Daftar 10 Tokoh yang Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Oleh Prabowo Subianto
Prabowo Subianto Tetapkan 10 Pahlawan Nasional, Nama Soeharto dan Marsinah Berdampingan Tuai Pro Kontra: Kok Bisa Korban dan Pelaku Satu Urutan?
Kiprah dan Kebijakan Pemerintah Mantan Presiden Soeharto, Tokoh yang Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo
Marsinah Dibunuh di era Rezim Soeharto dan Kini diangkat sebagai Pahlawan Nasional secara Bersamaan, Warganet: Tidak Manusiawi
10 Alasan Jaringan Gusdurian Tolak Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Singgung Kasus Marsinah hingga Pelanggaran HAM