SketsaNusantara.id- Kabar terbaru datang dari Ketua DPP Partai PDIP bidang Kesehatan, Ribka Tjiptaning yang baru-baru ini dilaporkan oleh Aliansi Rakyat Anti Hoaks (ARAH).
Hal itu disebabkan karena pernyataan Ribka Tjiptaning yang menyinggung Presiden ke-2 Indonesia, Soeharto dengan sebutan "pembunuh jutaan rakyat".
Koordinator ARAH, Iqbal mengungkap bahwa pernyataan Ribka Tjiptaning itu adalah bentuk pencemaran nama baik serta berpotensi menyesatkan publik yang dikutip SketsaNusantara.id dari akun X @PaltiHutabarat pada Kamis, 13 November 2025.
Ribka sendiri menanggapi hal tersebut dengan santai dan siap menghadapi proses hukum yang diperlukan dikutip
Bagi Ribka, gelar pahlawan nasional tak pantas disematkan kepada Presiden Soeharto lantaran berbagai jejak pelanggaran HAM yang terjadi pada masa Orde Baru.
Tak hanya soal kritik tajamnya tentang presiden Soeharto, Ribka Tjiptaning ini juga cukup dikenal sebagai sosok yang dilingkupi hal-hal kontroversial.
Baca Juga: Fakta-Fakta Unik Film 'Soera Ing Baja' yang Ditonton Arek-Arek Suroboyo di Hari Pahlawan 2025
Nah, berikut ini 4 kontroversi Ribka Tjiptaning yang mengejutkan dan sempat bikin heboh publik.
1. Ragukan Vaksin Covid 19
Ribka Tjiptaning sempat viral ketika menyampaikan keraguannya tentang vaksin Covid-19 pada masa pandemi di tahun 2021 lalu.
Tak hanya itu, perempuan keturunan ningrat Solo dan Yogyakarta tersebut mengingatkan agar vaksin tidak boleh dikomersialisasikan.
Baca Juga: Peringati Hari Pahlawan, IFG dan Holdingnya Tebar Semangat Pengabdian Lewat Aksi Nyata
Ia dengan tegas melarang negara untuk melakukan bisnis dengan rakyatnya, termasuk Ribka sendiri yang kekeh tidak mau divaksin.
Artikel Terkait
Kisah Perjalanan Sekolah Perempuan Pertama di Indonesia, Didirikan oleh Raden Dewi Sartika, Pahlawan Kemerdekaan Nasional dari Cicalengka
Angkat Soeharto Sebagai Pahlawan Nasional Bagian dari Washing Sejarah? Instagram Presiden Prabowo Diserang Warganet Dengan Daftar 30 'Dosa' Orde Baru
Gus Dur Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional, Begini Pendapat Yenny Wahid
Al Ghazali Kunjungi Makam HOS Tjokroaminoto di Hari Pahlawan, Maia Estianty: Mereka Tak Pernah Minta Dikenang
Greenpeace Tolak Pemberian Gelar Pahlawan kepada Soeharto, Ungkap Kerusakan Lingkungan Warisan Orde Baru