SketsaNusantara.id - Putri Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Yenny Wahid ungkap tanggapannya atas gelar pahlawan nasional yang diberikan Presiden Prabowo Subianto pada sang ayah.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Yenny Wahid bersyukur atas gelar pahlawan nasional yang dianugerahkan pada Gus Dur tersebut.
"Kami menerima penghargaan ini dengan rasa syukur dan kerendahan hati," tulisnya, dilansir dari akun Instagram @yennywahid.
Kendati demikian, kata Yenny Wahid, Gus Dur tak pernha berjuang demi gelar pahlawan tersebut.
Perjuangan Gus Dur semasa hidupnya murni panggilan hati nuraninya.
"Gus Dur tidak pernah berjuang demi gelar atau penghargaan,"
"Beliau berjuang karena panggilan nurani. Bagi banyak orang, beliau adalah tokoh bangsa," ucapnya.
Yenny menyadari bahwa banyak masyarakat yang menganggap Gus Dur sebagai tokoh bangsa.
"Bagi saya, beliau adalah ayah yang mengajarkan arti keberanian untuk membela yang lemah, berjuang untuk keadilan, dan menjaga kemanusiaan di atas segalanya," tegasnya.
Yenny lantas menceritakan perjuangan Gus Dur selama ini.
"Sepanjang hidupnya, Gus Dur berjuang tanpa pamrih menolak diskriminasi, memperjuangkan kebebasan beragama, dan membela martabat manusia,"
Artikel Terkait
Surya Paloh Setuju Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Titiek Soeharto Sebut Hanya 1 Fraksi yang Masih Menolak
Gus Dur dan Pahlawan Nasional
Salah Satunya Marsinah, Presiden Prabowo Anugerahkan 10 Gelar Pahlawan Nasional, Bagaimana Gus Dur dan Soeharto?
Respon Keluarga Cendana Setelah Soeharto Resmi Pahlawan Nasional di Tengah Pro dan Kontra: Itu Biasa...
Prabowo Subianto Tetapkan 10 Pahlawan Nasional, Nama Soeharto dan Marsinah Berdampingan Tuai Pro Kontra: Kok Bisa Korban dan Pelaku Satu Urutan?
Kiprah dan Kebijakan Pemerintah Mantan Presiden Soeharto, Tokoh yang Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo