Minggu, 19 Juli 2026

Respon Keluarga Cendana Setelah Soeharto Resmi Pahlawan Nasional di Tengah Pro dan Kontra: Itu Biasa...

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Senin, 10 November 2025 | 12:40 WIB
Momen Prabowo bersama keluarga Cendana  (Tangkapan layar YouTube KOMPASTV )
Momen Prabowo bersama keluarga Cendana (Tangkapan layar YouTube KOMPASTV )

SketsaNusantara.id – Wacana penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI, Jenderal Besar TNI H. M. Soeharto awalnya mendapatkan banyak penentangan.

Namun akhirnya, nama Soeharto kemudian muncul diantara 9 tokoh yang diangkat menjadi pahlawan nasional 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto.

Momen penetapan ini bertepatan dengan Hari Pahlawan pada 10 November 2025 hari ini.

Baca Juga: Salah Satunya Marsinah, Presiden Prabowo Anugerahkan 10 Gelar Pahlawan Nasional, Bagaimana Gus Dur dan Soeharto?

Momen diangkatnya secara resmi Soeharto sebagai pahlawan nasional yang sebelumnya menghadapi banyak pro kontra disambut dengan rasa syukur dan haru oleh Keluarga Cendana.

Penganugerahan terhadap Soeharto dihadiri oleh putra dan putri almarhum Soeharto di Istana Negara, Jakarta, yakni Siti Hardijanti Hastuti Rukmana (Tutut Soeharto), dan Bambang Trihatmodjo.

Seusai upacara, Tutut Soeharto menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto dan seluruh pihak yang telah mendukung proses penganugerahan gelar tersebut. 

Baca Juga: 10 Tokoh yang Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional, Ada Soeharto, Gus Dur hingga Marsinah

Tutut menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan pengakuan atas seluruh pengabdian dan perjuangan ayahandanya sejak masa muda hingga akhir hayatnya, demi kemajuan dan persatuan bangsa Indonesia.

Mengenai pro dan kontra yang mewarnai keputusan ini, terutama yang berkaitan dengan stigma korupsi, kolusi, nepotisme (KKN) dan isu Pelanggaran HAM, Tutut Soeharto juga memberikan tanggapan.

"Pro kontra itu biasa, masyarakat Indonesia kan macam-macam. Ada yang pro dan kontra itu wajar-wajar saja," ujar Tutut, dilansir SketsaNusantara.id dikutip kanal YouTube KOMPASTV.

Baca Juga: SMKN 1 Klabang Bondowoso Gelar Parade Cosplay Pahlawan

"Yang penting kan kita bisa melihat apa yang telah dilakukan oleh bapak saya dari sejak muda sampai beliau wafat itu perjuangannya untuk bangsa dan negara, masyarakat Indonesia," tegasnya.

Tutut menambahkan bahwa Keluarga Cendana tidak merasa perlu untuk membela diri atas berbagai tuduhan dan kritik yang dialamatkan kepada almarhum Soeharto.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube KOMPASTV

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X