SketsaNusantara.id - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, membuat gebrakan mengejutkan dalam upaya pembenahan Sistem Inti Administrasi Perpajakan (Coretax).
Purbaya secara terbuka mengakui saat ini ia telah merekrut dan menggandeng sejumlah hacker atau peretas kelas dunia asal Indonesia untuk memperkuat sistem keamanan siber Coretax yang sebelumnya rentan.
"Terus di mana kenal hacker? Hacker itu aneh, semakin pinter semakin tidak jelas sekolahnya," ungkap Menkeu Purbaya terkait asal hacker lokal yang ia rekrutnya dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPASTV.
Baca Juga: Dana Jumbo Rp200 Triliun Belum Cukup, Bank Mandiri Lapor Uang Habis, Menkeu Purbaya: 'Itu Bagus ya'
Langkah ini diambil menyusul evaluasi kritis terhadap sistem digital perpajakan nasional yang sempat dinilai memiliki tingkat keamanan yang sangat rendah dan sering mengalami gangguan operasional.
Untuk itu dalam keterangan pers di kantor Kementerian Keuangan, Purbaya menegaskan bahwa ia saat ini memilih untuk mengandalkan talenta dalam negeri yang memiliki reputasi global.
"Mereka itu aneh, kayak artis sebetulnya kalau orang sekolah pasti enggak jadi hacker karena pikirannya terstruktur," imbuhnya
Baca Juga: Coretax Disebut Produk Gagal: Menkeu Purbaya Ungkap Dugaan Tak Ada Uji Coba dan Kualitas Lemah
Purbaya menyebut, tim peretas lokal yang dilibatkan ini terdiri dari sekelompok profesional yang dikenal di dunia maya.
Salah satunya bahkan disebut pernah mengikuti pelatihan khusus di Rusia selama 6 bulan sehingga hal ini mengindikasikan kini hacker yang direkrutnya memiliki kemampuan teknis yang sangat mumpuni.
Keterlibatan para hacker profesional ini menurutnya bertujuan untuk menguji sistem (penetrasi testing) dan mendeteksi serta memperbaiki kelemahan fatal pada program dan kode aplikasi Coretax.
Hasilnya pun diklaim Purbaya menunjukkan peningkatan drastis dalam waktu singkat.
"Mereka jago-jago dan orang Indonesia semua jadi kita harus sadar bahwa orang indonesia jago beneran," tegasnya.
Artikel Terkait
Usai Viral Tepuk Sakinah, Pegawai DJP Kini Mulai Perkenalkan Tepuk Pajak, Warganet Ramai SIndir Ditjen Pajak Gegara Coretax Sering Eror
Sorotan Tajam Anies Baswedan atas Klaim Presiden Prabowo Angka Kemiskinan dan Pengangguran Turun: Lah Kok Bisa?
Siapa yang Kendalikan Whoosh? Mahfud MD Ungkap Pejabat Strategis Proyek Didominasi China Meski Saham RI 60 Persen
Prabowo Subianto Tuai Kritik Tajam Wacana Memasukkan Bahasa Portugis pada Kurikulum Sekolah, Pengamat Pendidikan: Penting Banget?
Tito Karnavian Luruskan soal Dana Mengendap, Ungkap Selisih Rp18 Triliun dengan Data Menkeu