Mengutip e-LHKPN yang terakhir dilaporkan pada 10 Januari 2024 lalu di situs resmi KPK, tercatat Yogi hanya memiliki aset berupa tanah dan bangunan dan satu unit motor.
Yogi tercatat memiliki aset tanah dan bangunan di Sidoarjo senilai Rp1,1 miliar dan kendaraan 1 unit motor Yamaha XMAX tahun 2018 seharga Rp 45 juta. Selain itu, ia hanya punya uang kas 18 juta.
Yogi tercatat tak memiliki hutang sehingga total harta kekayaannya mencapai Rp 1.163.159.838 atau sekitar Rp 1,16 miliar. Dengan jabatan sebagai eksekutif Polri, besaran harta ini tergolong minim.
Hingga kini, penyelidikan masih terus dilakukan oleh Polda NTB. Yogi ditetapkan sebagai tersangka bersama 1 anggota polisi lainnya, yakni Ipda Haris Chandra yang juga telah dipecat secara tidak hormat.
Meski begitu, Polda NTB masih mencari pelaku penganiayaan karena belum ada pengakuan langsung dari tersangka.
Melihat rekam jejak Yogi yang pernah menangani kasus narkoba, publik juga mulai mempertanyakan kemungkinan adanya keterlibatan lebih dalam dalam konteks penyalahgunaan obat terlarang.
Dugaan awal Brigadir Nurhadi meninggal karena kecelakaan. Namun hasil autopsi menunjukkan adanya luka-luka yang tidak wajar dan kemungkinan kuat korban meninggal akibat tindak kekerasan, disertai indikasi penggunaan obat-obatan terlarang, seperti yang terdeteksi dari hasil tes urine korban.
Hingga kini, publik masih menantikan kelanjutan kasus ini dan berharap keadilan dapat ditegakkan dalam mengusut kematian Brigadir Nurhadi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Gara-Gara Spanduk, Berikut Kronologi Penganiayaan yang Dilakukan Kadis Perindagkop Halmahera hingga Jadi Tersangka
Jenazah Bocah Korban Penganiayaan di Jember Sudah Dimakamkan, Ibu Korban Ingin Pelaku Dihukum Mati
Tega! Remaja Yatim Piatu di Riau Diduga Jadi Korban Penganiayaan oleh Tantenya Sendiri, Disiksa hingga Tidur tanpa Kasur
Nestapa Orang Tua Badrus Sholeh Menanti Kejelasan Putranya yang Hilang saat Ikuti PKL di Perairan Masalembu Sumenep: Ada Banyak Kejanggalan...
6 Fakta Kasus Penganiayaan Driver ShopeeFood yang Berujung Ricuh di Sleman Yogyakarta, Birdha Ternyata Bukan Satu-Satunya Tersangka! Ini Kata Polisi
Polri Minta Tambahan Anggaran Rp63,7 Triliun, Netizen Protes hingga Singgung Damkar dan Basarnas