SketsaNusantara.Id – Jenazah MFA (7), bocah yang tewas akibat penganiayaan oleh kekasih ibunya, telah dimakamkan. Jenazah dipulangkan ke rumah duka di Dusun Sumberpakem, Desa Silo, Kecamatan Silo, Jember, setelah dilakukan autopsi di RSD dr. Soebandi.
Mobil jenazah yang dikawal polisi tiba di rumah duka pada Jumat, 14 Februari 2025, pukul 17.50 WIB. Setibanya di rumah duka, jenazah langsung dishalatkan di mushola depan rumah korban.
Baca Juga: Rumah Ayah Tiri Penganiaya Bocah di Jember 2 Kali Digeruduk Massa, Pelaku Diamankan ke Polsek
Sebelum prosesi pemakaman, warga tampak khusyuk melantunkan doa dan membaca Al Quran.
Tepat pukul 18.40 WIB, jenazah dimakamkan di pemakaman umum setempat. Prosesi pemakaman selesai sekitar pukul 19.15 WIB.
Kepala Desa Silo, Muhammad Arfa, mengungkapkan bahwa keluarga dan warga desa sangat menyesalkan dan marah atas tindakan keji yang dilakukan pelaku.
“Keluarga, tetangga, seluruh warga sini termasuk desa tetangga sangat menyesalkan atas apa gang dilakukan oleh pelaku,” ujar Arfa, Jumat malam 14 Februari 2025.
Arfa juga menyebut bahwa jika polisi tidak segera mengamankan pelaku saat ditangkap warga, kemungkinan besar pelaku sudah tewas dihakimi massa.
“Seandainya tidak ada pengamanan waktu itu, saya bisa pastikan pelaku sudah mati dimassa warga,” tambahnya.
Lebih lanjut, Arfa menyampaikan bahwa ibu korban berharap pelaku mendapat hukuman seberat-beratnya, bahkan hukuman mati agar setimpal dengan penderitaan yang dialami anaknya.
“Ibu korban berharap pelaku mendapat hukuman yang setimpal. Kalau bisa sama dengan yang dialami oleh anaknya,” ungkapnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Belum Tindaklanjuti Instruksi Presiden, Wakil Ketua DPRD Jember Desak Pemda Segera Lakukan Pemangkasan Anggaran
Imbas Ratusan Tenaga Honorer Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jember Dirumahkan, Sampah di Kecamatan Kota Menumpuk
KAI Daop 9 Jember Perkuat Komitmen Kebersihan, Jaga Kenyamanan Penumpang dari Keberangkatan hingga Tujuan
Dampak Efisiensi Anggaran, DPRD Jember Sebut Pembahasan Perubahan APBD 2025 Dipercepat
Praktik Nakal Kios Jual Harga Pupuk Subsidi di Atas HET, Komisi B DPRD Jember Desak OPD Ambil Langkah Tegas