SketsaNusantara.id - Usulan Kepolisian Republik Indonesia atau Polri terkait tambahan anggaran untuk pagu anggaran tahun 2026 menuai protes.
Di media sosial X, banyak netizen yang menolak usulan tersebut hingga melontarkan hujatan.
Dalam cuitan akun X @ARSIPAJA tanggal 8 Juli 2025, Polri meminta tambah anggaran 2026 sebesar Rp63,7 triliun.
Usulan tersebut disampaukan oleh Komjen Wahyu Hadiningrat, Asisten Kapolri bidang Perencanaan Umum dan Anggaran.
Dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR pada Senin kemarin, 7 Juli 2025, Wahyu mengungkapkan tambahan anggaran tersebut akan digunakan untuk belanja pegawai dan operasional kepolisian.
Permintaan ini sontak membuat netizen marah, karena menilai kinerja kepolisian masih belum memuaskan.
“Minta anggaran naik, tapi kerjanya cuma malakin duit warga doang. Apa-apa harus bayar. Lu instansi negara atau swasta sih,” komentar @m*********k.
“Pel;ayanan jelek, pungli masih ada, keamanan gak terejamin kecuali pejabat dan sodaranya. Ente masih punya muka?” tulis @d****e.
“Perpanjang SIM online masih kudu tes kesehatan offline itu gimana konsepnya? Udah jelas online buat ngurangin pungli. Perpanjang di SIM keliling gabisa Qris/Transfer. Harus cash. Gila, masa kalah sama warung madura,” cuit akun lainnya.
Tak hanya itu, netizen juga membandingkan kinerja Polri yang dinilai tak lebih baik dari petugas Damkar.
Artikel Terkait
4 Poin Pernyataan PT KAI Pasca Insiden KA Sancaka Dilempar Batu di Klaten, Penanganan Korban hingga Buru Pelaku
Ngeri! Detik-Detik Penumpang Kereta Api Sancaka Terluka Kena Pecahan Kaca Jendela yang Dilempari Batu, Begini Kronologi dan Kondisi Korban
Main Padel Kena Pajak 10 Persen, Gubernur Jakarta: 'Rata-Rata Pemainnya Mampu, Jadi Tidak Masalah'
Intip Akun TikTok Widya Anggraini, Wanita Korban Pelemparan Batu Kereta Api Sancaka yang Tengah Viral
Bupati Jember Murka ke KAI Daop 9 yang Lambat Menangani Rel Maut di Pecoro, Kondisi Jalan Rusak dan Licin saat Hujan