SketsaNusantara.id - Kejadian naas menimpa salah satu penumpang Kereta Api Sancaka hingga terluka parah dan kini viral di media sosial.
Penumpang dengan nama Widya Anggraini harus menerima luka di area wajahnya yang diakibatkan dari lemparan batu oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Kejadian yang menimpa Widya Anggraini itu diketahui viral di media sosial pada Senin, 7 Juli 2025.
Kronologinya, Widya Anggraini yang tengah asik asik bersantai di dalam kereta secara mengejutkan terkena serpihan kaca jendela yang pecah akibat lemparan batu dari ara samping.
Widya Anggraini selaku korban langsung memegangi wajahnya sambil membuang badan menghindari kaca yang berserakan.
Diketahui Widya Anggraini mengalami luka hingga darah mengucur di sebagian pipinya.
Informasi dari pihak KAI pasca kejadian, Widya Anggraini dan satu korban lainnya langsung ditangani oleh tim medis.
Keduanya juga langsung dirujuk ke RS Triharsi setibanya di Stasiun Solo Balapan.
Kekhawatiran netizen dengan Widya Anggraini belum sepenuhnya hilang, publik mencari informasi seputar sang korban dan ditemukan satu buah akun TikTok yang diduga adalah dirinya.
Meskipun belum bisa dipastikan, Akun dengan nickname @widya.anggraini_awaw diduga kuat adalah akun milik Widya Anggraini.
Dalam akun tersebut juga terdapat video serta kronologi kejadian pelemparan batu ke Kereta Api Sancaka secara lengkap.
Merujuk dari video di akun @widya.anggraini_awaw, lokasi kejadian pelemparan batu ke kereta api itu terjadi saat hendak masuk Klaten pada Minggu, 6 Juli 2025.
Artikel Terkait
KAI Hadirkan Kereta Ekonomi New Generation Modifikasi di KA Sancaka Utara, Tawarkan Kenyamanan Modern bagi Pelanggan
Viral Wisatawan Lokal Diteriaki Penipu Oleh Kasir Jendela Bali Resto, Rating Ambruk, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Pacu Jalur Kembali Viral, Gibran Rakabuming Ikuti Tren Tari Viral sebagai Diplomasi Budaya
5 Fakta Insiden KA Sancaka Dilempar Batu yang Lukai Penumpang, Jumlah Korban hingga Proses Hukum
4 Poin Pernyataan PT KAI Pasca Insiden KA Sancaka Dilempar Batu di Klaten, Penanganan Korban hingga Buru Pelaku