Menurutnya, PKS membuat citra sebagai partai yang kritis di luar parlemen demi memperoleh suara.
Namun saat menjadi koalisi, menjadi partai pendukung oligarki dan rezim militeristik.
“Mencitrakan diri kritis di luar parlemen untuk mendapatkan suara, tapi jadi mesin legislasi dan bagian dari koalisi yang menguatkan oligarki dan rezim militeristik,” tulisnya lagi.
PDIP sendiri awalnya sempat menolak revisi Undang-Undang TNI yang dituding dapat mengembalikan Dwifungsi ABRI.
Namun akhirrnya, fraksi PDIP DPR RI mendukung revisi UU TNI tersebut.
Selain PKS dan PDIP, 6 fraksi partai lainnya juga turut mendukung RUU TNI ini.
Ke-8 fraksi partai yang mendukung RUU TNI ini antara lain PDIP, PKS, PKB, Golkar, Gerindra, Nasdem, PAN dan Demokrat.
RUU ini pun dipastikan akan dibawa ke rapat Paripurna yang dijadwalkan digelar hari Kamis, 20 Maret 2025 untuk disahkan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Rapat RUU TNI Digelar Maraton di Hotel Berbintang, Fedi Nuril Beri Kritikan Menohok: Gua Gak Menemukan RUU TNI dalam Prolegnas Prioritas 2025
Terpantau Batasi Kolom Komentar, Instagram Pribadi Deddy Corbuzier Diserbu Netizen, Imbas Pernyataannya Soal RUU TNI?
Bintang Emon Beri Pesan Menohok untuk Buzzer yang Serang Balik Pakai 'Balasan Template' di Tengah Huru Hara RUU TNI, Netizen: Mending Kalian Tobat!
Tak Kunjung Disahkan, Apa Itu RUU Perampasan Aset? Kebijakan yang Dinilai Urgensinya Lebih Tinggi dan Lebih Penting Ketimbang RUU TNI
3 Pasal yang Direvisi dalam Draft RUU TNI, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin Sebut Ada 4 Poin, Apa Saja?
Siapa Ketua Panja RUU TNI? Profil Utut Adianto, Mantan Grandmaster Indonesia yang Kini Jadi Ketua Komisi I DPR
5 Fakta Utut Adianto, Ketua Panja RUU TNI yang Jadi Sorotan, Mantan Grandmaster yang Gelar Rapat di Hotel Mewah Dekat Gedung DPR
Polemik RUU TNI, Mantan Ketua Reformasi ABRI Berharap Pemerintah Tak Mengulang Masa Lalu yang Sudah Dikoreksi Sejarah
Forum Lembaga Legislatif Mahasiswa Wilayah Nusa Tenggara Barat Tegas Tolak RUU TNI: Ancaman Nyata Bagi Supremasi Sipil