SketsaNusantara.id - Fraksi PKS DPR RI menjadi salah satu partai di parlemen yang menyetujui revisi Undang-Undang TNI.
PKS menyetujui penguatan TNI melalui revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia tersebut.
“Fraksi PKS DPR RI menyetujuai penguatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Revisi Undang-Undang TNI,” tulis akun resmi Fraksi PKS @FPKSDPRRI pada Rabu, 19 Maret 2025.
Ketua Fraksi PKS DPR RU, Jazuli Juwaini juga menegaskan bahwa pasal yang diubah dalam RUU TNI tidak akan mengembalikan dwifungsi ABRI.
“Revisi ini itu dari sisi pasal yang kita ubah, dipastikan tidak ada kembalinya Dwifungsi TNI atau militer dan tidak ada lagi nanti militer atau tentara itu menguasai, ngga ada,” tuturnya kepada awak media seperti dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube TVRI.
Jazuli Juwaini menekankan, pasal terkait bisnis dalam Undang -Undang TNI tidak berubah.
Ia pun memastikan bahwa perubahan hanya pada pasal terkait umur serta peran TNI.
Sikap PKS yang menyetujui penguatan TNI melalui RUU TNI ini pun disorot jurnalis sekaligus aktivis Dandhy Laksono.
Ia menilai keputusan PKS dan PDIP mendukung revisi UU TNI bertolak belakang dengan nilai-nilai kedua partai tersebut yang lahir dari rahim reformasi.
Baca Juga: Tolak Pengesahan RUU TNI, Demonstran Dirikan Tenda dalam Aksi Pemblokiran Akses Masuk Gedung DPR RI
“Seperti PDIP, PKS adalah contoh partai yang besar karena Reformasi 98 tapi memunggungi nilai-nilainya,” cuit Dandhy lewat akun X-nya @Dandhy_Laksono pada 20 Maret 2025.
Artikel Terkait
Rapat RUU TNI Digelar Maraton di Hotel Berbintang, Fedi Nuril Beri Kritikan Menohok: Gua Gak Menemukan RUU TNI dalam Prolegnas Prioritas 2025
Terpantau Batasi Kolom Komentar, Instagram Pribadi Deddy Corbuzier Diserbu Netizen, Imbas Pernyataannya Soal RUU TNI?
Bintang Emon Beri Pesan Menohok untuk Buzzer yang Serang Balik Pakai 'Balasan Template' di Tengah Huru Hara RUU TNI, Netizen: Mending Kalian Tobat!
Tak Kunjung Disahkan, Apa Itu RUU Perampasan Aset? Kebijakan yang Dinilai Urgensinya Lebih Tinggi dan Lebih Penting Ketimbang RUU TNI
3 Pasal yang Direvisi dalam Draft RUU TNI, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin Sebut Ada 4 Poin, Apa Saja?
Siapa Ketua Panja RUU TNI? Profil Utut Adianto, Mantan Grandmaster Indonesia yang Kini Jadi Ketua Komisi I DPR
5 Fakta Utut Adianto, Ketua Panja RUU TNI yang Jadi Sorotan, Mantan Grandmaster yang Gelar Rapat di Hotel Mewah Dekat Gedung DPR
Polemik RUU TNI, Mantan Ketua Reformasi ABRI Berharap Pemerintah Tak Mengulang Masa Lalu yang Sudah Dikoreksi Sejarah
Forum Lembaga Legislatif Mahasiswa Wilayah Nusa Tenggara Barat Tegas Tolak RUU TNI: Ancaman Nyata Bagi Supremasi Sipil