Maksudnya agar masyarakat yang mengonsumsinya lebih dekat kepada Allah SWT dengan cara bersyukur atas nikmat yang diberikan.
Ini menjadi salah satu cara untuk menambah kedekatan diri kepada Sang Khaliq.
Tak cuma namanya, isian kolak juga punya filosofi tersendiri.
Misalnya kolak pisang kepok memiliki makna masyarakat diharuskan 'kapok' atau jera atas dosa yang telah dilakukan.
Sedangkan kolak yang berisi ubi atau telo pendem punya makna masyarakat bisa mengubur (di pendem) kesalahan yang diperbuat sehingga bisa menjalankan hidup dengan jalan penuh ridho Allah SWT.
Sementara santan, yang dalam bahasa jawa disebut 'santen' merupakan kependekan dari 'pangapunten' yang berarti permohonan maaf.
Selain rasanya yang enak kolak juga memberikan energi karena kandungan gula di dalamnya.
Baca Juga: Mulai Langka, Begini Cara Buat Kupat Ketheg, Kuliner Warisan Sunan Giri yang Cuma Ada di Gresik
Oleh karena itu, kolak cocok disantap saat berbuka guna memberikan energi untuk terus melakukan ibadah selanjutnya.***