Dikutip dari laman resmi Kementerian Agama Jawa Tengah, Barikan tidak hanya menjadi tradisi budaya, tetapi juga sarana mempererat hubungan sosial antarwarga.
Momen ini sering dimanfaatkan masyarakat untuk berkumpul dan memperkuat kebersamaan di lingkungan tempat tinggal mereka.
Hingga saat ini, tradisi Barikan masih dapat ditemukan di sejumlah wilayah Jawa Tengah, khususnya di Kabupaten Kendal, Jepara juga Pati.
Sementara di Jawa Timur, tradisi serupa masih dijaga oleh masyarakat Desa Pundungsari, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang.
Dalam laman resmi desa tersebut dijelaskan bahwa Barikan Suro telah menjadi tradisi turun-temurun yang rutin dilaksanakan setiap menjelang pergantian tahun dalam kalender Hijriah dan kalender Jawa.
Beberapa wilayah di Jawa Timur yang juga masih menggelar tradisi ini antara lain Malang dan Kediri.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!