SketsaNusantara.id - Hari raya Idul Fitri atau lebaran identik dengan tradisi halalbihalal yang digelar sebagian besar umat muslim di tanah air.
Umumnya, sesama umat muslim akan saling mengunjungi kerabat hingga rekan dekat dalam momen tersebut.
Namun berbeda dengan momen halalbihalal yang dilakukan oleh warga Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi.
Masyarakat desa tersebut memiliki tradisi halalbihalal dengan mengemasnya menjadi battle sound horeg.
Tahun ini, tradisi tersebut digelar selama 2 hari yakni sejak Sabtu, 28 Maret 2026 hingga Minggu, 29 Maret 2026.
Dikutip SketsaNusantara.id dari Instagram @kabarjawatimuran, ribuan warga dilaporkan memadati lapangan Sumbersemu untuk menyaksikan battle sound horeg tersebut.
Baca Juga: Daftar Oleh-Oleh Khas Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur, Borong untuk Perjalanan Pulang Lebaran
Dalam video yang diunggah, terlihat puluhan truck yang membawa sound horeg berkumpul di lapangan tersebut.
Dalan acara tahunan itu, sebanyak 45 unit sound horeg dari berbagai daerah saling unjuk kekuatan.
masing-masing sound horeg tersebut rata-rata memiliki kapasitas hingga 24 subwoofer.
Keempat puluh lima sound horeg tersebut akan diputar secara bergantian di tengah lapangan.
Artikel Terkait
Pohon Trembesi Tua Tumbang hingga Tutupi Jalan, BPBD Jember Lakukan Pembersihan
ICCN Ungkap Masalah Mendasar Ekonomi Kreatif, Dari Sistem Pengadaan hingga Penilaian Karya yang Dinilai Keliru
Wajah Baru Kemuningsari Jenggawah Jember, Dari Kubangan Debu Menuju Aspal Mulus
Update Pencarian Pemuda Asal Cianjur yang Terseret Ombak di Pantai Papuma, Tim SAR Gabungan Perluas Area Pencarian
Rumah Seorang Warga di Jenggawah, Jember Alami Kebakaran hingga 5 Kali, Diduga Ada Gas Terperangkap di Bawah Lantai