jelajah

Arti Permainan Tradisional Hompimpa, Berasal dari Bahasa Sansekerta dan Mengajarkan Nilai-Nilai Kehidupan

Rabu, 12 November 2025 | 21:30 WIB
Ilustrasi anak-anak sedang bermain permainan tradisional. (Tangkapan layar YouTube Kraton Jogja)

Kalimat “hompimpa alaium gambreng” diambil dari bahasa sanskerta yakni hompimpa yang berarti “dari Tuhan kembali kepada Tuhan”, serta “gambreng” yang berarti “mari bermain”.

Sehingga kalimat dalam permainan Hompimpa ini mengandung pesan bahwa manusia berasal dari Tuhan dan akan kembali kepada-Nya saat ajal tiba.

3. Mengajarkan Keikhlasan

Selain mengingatkan tentang asal-usul kehidupan, permainan Hompimpa juga mengajarkan nilai-nilai keikhlasan.

Dalam permainan ini sebelum tangan disatukan secara bersamaan para pemain tidak mengetahui siapa yang akan menang ataupun kalah.

Sehingga para pemain dituntut untuk mengambil keputusan secara cepat untuk memilih membuka telapak tangan atau menutupnya.

Saat dinyatakan menang atau kalah, pemain harus ikhlas menerimanya karena permainan tidak dapat diulang kembali.

4. Mengajarkan Kejujuran

Permainan hompimpa juga mengajarkan kejujuran, yakni sikap sportif saat permainan dimulai dengan menunjukkan tangan secara bersamaan, tanpa menunda atau mengubahnya.

Jika terdapat pemain yang menunda menunjukkan tangannya, permainan akan diulang sehingga mendapatkan pemenang yang sebenarnya.

5. Menanamkan Toleransi

Selama permainan berlangsung, para pemain ditanamkan untuk bersikap toleransi tanpa memandang latar belakang sosial, agama, usia, warna kulit, dan perbedaan lainnya.

Para pemain belajar untuk menghargai sesama, menghormati keberagaman, serta memperlakukan semua orang secara adil.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Tags

Terkini