Tak heran jika suasana sekitar air terjun selalu ramai pengunjung saat bulan Suro tiba, lengkap dengan iringan doa dan ritual adat yang berlangsung khidmat.
Warisan Spiritual yang Menarik Minat Wisatawan Religi
Selain peziarah, kawasan ini juga mulai dilirik oleh wisatawan religi dan penelusur jejak spiritual yang tertarik dengan budaya lokal dan sejarah Islam di lereng Wilis.
Baca Juga: Gus Dur Ungkap Makam Guru Syekh Siti Jenar di Ngawi, Jejak Islam Kejawen yang Terlupakan
Dengan akses jalan yang semakin baik, meski tetap menantang, Desa Ngliman mulai dikenal sebagai lokasi wisata religi yang unik.
Bulan Suro di desa ini bukanlah tentang ketakutan atau kesialan, melainkan momentum untuk merenung, menyepi, dan mengenang jasa para tokoh penyebar agama. Di tempat setinggi langit dan sedekat itu dengan alam, spiritualitas terasa lebih membumi.
Jika Anda mencari kedamaian dan perjalanan batin yang mendalam, Desa Ngliman bisa menjadi pilihan ziarah yang penuh makna saat bulan Suro.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini