Minggu, 19 Juli 2026

Asal Usul Nama Dawet Ayu Khas Banjarnegara, Penjual Punya 2 Simbol Khusus Tokoh Pewayangan, Jadi Harapan Agar Dagangannya Laris Manis

Photo Author
Rizqillah, Sketsa Nusantara
- Senin, 22 Juli 2024 | 10:00 WIB
Gerobak Dawet Ayu khas Banjarnegara, Jawa tengah (Instagram @dawet_ayu__asli_banjarnegara)
Gerobak Dawet Ayu khas Banjarnegara, Jawa tengah (Instagram @dawet_ayu__asli_banjarnegara)

Maksudnya, di musim kemarau, cuaca begitu panas sehingga orang-orang membutuhkan minuman segar untuk pelepas dahaga.

Baca Juga: 7 Kuliner Khas Yogyakarta yang Legendaris, Penggemarnya Tidak Pernah Surut Bahkan Sampai Sekarang

Saat itulah penjual Dawet Ayu mendapatkan rezeki. Karena rasanya yang segar, dawet bisa mengobati haus para pembeli.

Tak cuma itu, simbol Semar dan Gareng juga bermakna harapan bagi penjual dawet yang menginginkan cuaca panas saat musim kemarau.

Dengan demikian jualan dawetnya akan laris manis tanjung kimpul.

Baca Juga: Melirik Kisah Docang: Makanan Bersejarah yang Direncanakan untuk Meracuni Wali Songo, Kini Jadi Kuliner Favorit Khas Cirebon

Lantas, dari mana asal mula penamaan Dawet Ayu khas Banjarnegara ini?

Asal usul nama Dawet Ayu sebenarnya memiliki banyak versi.

Namun, kisah paling populer yang dipercaya turun temurun berasal dari penuturan seorang sastrawan terkenal asal Banyumas, Ahmad Tohari.

Menurutnya, nama Dawet Ayu berawal dari penjual dawet berparas cantik. Sehingga nama dawet yang dijualnya disebut Dawet Ayu.

Baca Juga: Mengenal Makna Filosofi Soto Kudus Sebagai Kuliner Khas Kota Kudus, Kaitannya dengan Penggunaan Daging Kerbau?

Pendapat ini diklaim sesuai dengan pendapat tokoh masyarakat Banyumas lainnya.

Tak cuma belajar dari simbol yang disajikan penjual Dawet Ayu, kita bisa belajar dari penjual dawet tentang sebuah harapan.

Bahwa keyakinan dan kerja keras akan mewujudkan harapan menjadi kenyataan.

Baca Juga: Jadi Simbol Maaf, Kuliner Lontong Ternyata Penuh Makna Filosofis, Salah Satu Makanan Tradisional Nusantara

Halaman:

Editor: Rizqillah

Sumber: Badan Bahasa Kemendikbud

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X