Minggu, 21 Juni 2026

Bukan Sekadar Ksatria Perempuan, Ini 5 Hal Mengejutkan tentang Srikandi yang Tak Banyak Diketahui Penggemar Wayang

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Rabu, 18 Juni 2025 | 09:00 WIB
Srikandi menyimpan banyak cerita menarik bagi para penggemar wayang kulit. (Instagram.com/wayangheritag)
Srikandi menyimpan banyak cerita menarik bagi para penggemar wayang kulit. (Instagram.com/wayangheritag)

SketsaNusantara.id - Wayang seringkali menempatkan tokoh laki-laki sebagai sentral kepahlawanan.

Namun, di antara kisah-kisah heroik tersebut, muncul satu tokoh perempuan yang menentang kelaziman. Dia adalah Srikandi.

Tak hanya piawai memanah, kisah hidupnya menyimpan lapisan misteri dan tragedi yang jarang diungkap secara mendalam.

Baca Juga: 12 Tokoh Wayang Kulit Ini Bukan Pahlawan, tapi Setan! Beginilah Sosok Hantu Jawa dalam Pewayangan yang Jarang Diungkap

Lewat penelusuran pada naskah pewayangan dan epos Mahabharata, kita akan menemukan bahwa Srikandi bukan hanya simbol keberanian, tapi juga teka-teki tentang identitas, dendam, hingga nasib pahit setelah perang usai.

Dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan akun Instagram @wayangheritage, berikut 5 fakta mengejutkan tentang Srikandi yang membuatnya lebih dari sekadar tokoh pahlawan wanita.

1. Identitas Gender Srikandi Tak Sesederhana yang Dikira

Dalam Mahabharata versi India, Srikandi dikenal sebagai Shikhandi, dan tokoh ini memiliki berbagai versi gender.

Baca Juga: Makna Cangik dan Limbuk: 2 Tokoh Wayang yang Bukan Sekadar 'Punakawan' Versi Perempuan tetapi Penjaga Rahasia dari Masa ke Masa

Ada yang menyebut ia terlahir sebagai perempuan kemudian menjadi laki-laki dan beristri atau terlahir laki-laki dengan sifat feminim.

Narasi tersebut membuka ruang tafsir menarik soal gender dan identitas dalam dunia epik yang sangat patriarkis.

2. Pemanah Hebat yang Belajar dari Arjuna

Srikandi bukan hanya ahli memanah. Ia belajar langsung dari salah satu pendekar terbaik, Arjuna. Kemampuan ini tidak datang begitu saja. Ia memohon dilatih oleh Arjuna setelah lamaran Prabu Jungkungmardeya mengancam keselamatan Pancala.

Baca Juga: 9 Warisan Wali Songo yang Membuat Wayang Kulit Makin Canggih sebagai Alat Dakwah Islam

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Instagram @wayangheritage

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X