Kamis, 4 Juni 2026

Asal-usul Es Dung-Dung Alias Es Puter, Ini 4 Fakta Unik tentang Es Krim Jadul di Zaman Penjajahan Belanda

Photo Author
Anisa Maharani, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 12 April 2025 | 21:00 WIB
Asal-usul dan fakta unik dari es dung-dung atau es puter di era zaman penjajahan Belanda di Indonesia. (TikTok.com/@eltha.story)
Asal-usul dan fakta unik dari es dung-dung atau es puter di era zaman penjajahan Belanda di Indonesia. (TikTok.com/@eltha.story)

Baca Juga: Dari Tanah Pensiunan Jadi Surga Edukasi Alam, Nikmati Pesona Taman Botani Sukorambi Jember, Wisata Ramah Keluarga yang Penuh Ilmu dan Hiburan

3) Mengapa diberi nama es puter?

Sebagian orang mungkin bertanya-tanya, mengapa es krim jenis ini diberi nama es puter?

Ternyata alasannya sederhana, karena proses pembuatannya yang masih menggunakan cara tradisional.

Yaitu dengan cara diputar-putar dalam alat seperti tabung alumunium untuk pembuatan es sampai teksturnya mengkristal.

Baca Juga: Segera Hadir! Playground di Alun-Alun Nusantara Kabupaten Jember Jawa Timur 2025, Intip Total Anggaran yang Resmi Tercatat

4) Mengapa ada sebutan es dung-dung?

Selain mendengar nama es puter, es krim jenis ini juga dikenal dengan nama es dung-dung.

Beberapa orang mungkin juga bertanya-tanya mengapa disebut es dung-dung, bagaimana asal-usul nama tersebut?

Mirip dengan nama es puter karena mengacu pada prose pembutannya yang diputar-putar.

Baca Juga: Inilah Rekam Jejak Karier Thilly Wessenborn Fotografer Wanita Pertama di Indonesia, Ternyata Begini Ciri Khas Potretnya

Julukan es dung-dung juga berasal dari cara pedagang es krim ini penjajahkannya.

Es dung-dung dijual pedagang menggunakan gerobak dorong atau gerobak kayu dan ciri khasnya adalah membunyikan gong kecil.

Pukulan gong kecil itu pun menghasilkan suara unik berbunyu dung-dung dung-dung. Suara tersebut penanda kalau tukang es krim lewat.

Itulah sebabnya, sejak saat es krim ini dijajahkan dikenal dengan nama es dung-dung.***

Halaman:

Editor: Anisa Maharani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X