Minggu, 19 Juli 2026

Masih Eksis hingga Kini, Inilah Salah Satu Perkebunan Kopi Tertua di Indonesia, Jadi Wisata Edukasi Bernuansa Kolonial yang Unik di Blitar

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 9 April 2025 | 21:30 WIB
Potret salah satu perkebunan kopi tertua di Indonesia yang jadi wisata estetik bernuansa kolonial Belanda di Lereng Gunung Kelud (Instagram/de_karanganjar)
Potret salah satu perkebunan kopi tertua di Indonesia yang jadi wisata estetik bernuansa kolonial Belanda di Lereng Gunung Kelud (Instagram/de_karanganjar)

SketsaNusantara.id - Tahukah Anda? Kabupaten Blitar ternyata menyimpan sejarah penting dalam dunia perkopian Indonesia.

Di sana berdiri perkebunan kopi tertua di Indonesia yang masih eksis hingga kini, yakni De Karanganjar Koffieplantage.

Tak hanya menjadi saksi bisu masa lalu, tempat ini juga telah berkembang menjadi salah satu destinasi wisata edukasi populer di Jawa Timur.

Baca Juga: Membaca Jember Lewat Dinding Sejarah NV LMOD: Kisah Perkebunan, Perjalanan Bisnis, dan Jejak George Birnie dalam Kepingan Masa

Terletak di Desa Modangan, Kecamatan Nglegok, perkebunan ini berada di kawasan Lereng Gunung Kelud dan menyuguhkan pemandangan alam yang estetik dan menyejukkan.

Dilansir SketsaNusantara.id dari website resmi De Karanganyar, perkebunan kopi ini telah berdiri sejak tahun 1874.

Selama puluhan tahun sebelum Indonesia merdeka, awalnya perkebunan ini dikelola oleh perusahaan Belanda.

Baca Juga: Ingin ke Kebun Teh Sejuk dan Indah di Jember Bersama Keluarga Saat Libur Lebaran? Tenang, Tidak Usah ke Jawa Barat di Jember Juga Ada

Kemudian pada tahun 1957 Presiden Sukarno akhirnya melakukan nasionalisasi dan mengubah aset-aset yang dikelola pihak asing menjadi aset milik negara.

Pada tahun 1960, kebun kopi ini diserahkan kepada PT Harta Mulia yang didirikan oleh veteran perang bernama Denny Roeshadi.

Kebun kopi ini diwariskan turun temurun ke generasi ke-2 yakni Bapak Herry Noegroho yang merupakan Bupati Blitar pada periode 2006-2016.

Baca Juga: Kisah dan Makna yang Tersimpan dari Hiasan Relief pada Candi Sirah Kencong di Blitar, Lokasinya Indah dan Sejuk!

Kini, perkebunan kopi dikelola oleh generasi ke-3 yakni Bapak Wima Brahmantya. Ia membuka De Karanganjar menjadi lokasi wisata dengan potensi sejarahnya yang unik dan menarik banyak pengunjung dari berbagai wilayah di Indonesia.

Menilik di area sekitar lokasi perkebunan, tampak bangunan-bangunan tua peninggalan era kolonial Belanda masih berdiri kokoh sampai sekarang.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X