Menariknya, di dalam area perkebunan ini juga terdapat pabrik kopi yang masih menyimpan sejumlah alat asli yang sudah ada sejak pabrik pertama kali berdiri.
Tak kalah menarik perhatian adalah tungku pembakaran hingga cerobong asab, bahkan truk jadul yang terparkir di area pabrik.
Ada pula gerbang di sekitar area perkebunan yang bertuliskan kata "Vredestuin" yang berarti Taman Perdamaian.
Di sekitar taman tumbuh bermacam tanaman berbunga, menambah keindahan pemandangan yang makin sedap dipandang mata.
Lokasi ini juga Instagramable dan kerap digunakan untuk spot foto pre wedding karena suasananya yang terasa romantis.
Saat memasuki bangunan tua bergaya kolonial Belanda, pengunjung akan disambut dengan berbagai tulisan ber-ejaan lama yang seolah membawa mereka bernostalgia ke masa lampau.
Terdapat pula Museum Lodji dan Museum Noegroho yang menyimpan barang-barang antik dan jadul. Bahkan, ada kamar singgah yang dahulu pernah digunakan Presiden Soekarno.
Wisata ini juga menjadi surga bagi pecinta kopi. Di dalam area perkebunan juga terdapat cafe yang dihiasi peralatan jadul ditambah lantunan musik tempo dulu yang menambah kesan vintage, bikin makin betah berlama-lama menyeruput kopi di sana.
Kafe ini dinamakan OG cafe yang merupakan singkatan dari Bahasa Belanda yakni Ons Grootouders Cafe, artinya "Kafe kakek nenek kita".
Satu hal unik lainnya adalah kehadiran beberapa bule yang ikut melayani pengunjung, membuat suasana seolah berada di luar negeri.
Bule-bule tersebut juga sudah bisa berbahasa Indonesia bahkan ada yang fasih berbahasa Jawa.
Tak heran jika De Karanganyar jadi wisata lengkap yang tak hanya menyuguhkan pemandangan estetik ala kolonial Belanda, tetapi juga memberikan edukasi seputar pengelolaan perkebunan dan produksi kopi di Indonesia.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Bukan di Blitar! Ternyata di Sinilah Permintaan Terakhir Soekarno untuk Dimakamkan, Tak Dipenuhi Karena Alasan Ini...
Benarkah Maia Estianty Cucu Soekarno? Begini Kisah Siti Oetari Tjokroaminoto dengan Sang Bapak Proklamator
Prasasti Jaring, Peninggalan Kerajaan Kediri Yang di Temukan di Blitar Jawa Timur
Halal Bihalal, Tradisi Nasional yang Lahir dari Situasi Politik yang Tak Sehat di Indonesia Era Soekarno
Eksotis! Bunker Jepang Desa Kencong Jember Jawa Timur, Peninggalan Bersejarah Masa Perang Dunia II yang Punya Cerita Menarik
Mengenal Puger, Peradaban Osing yang Hilang, Telah Ada Jauh Sebelum Kabupaten Jember Jawa Timur Berdiri?