Guru dalam novel ini bukan agen pendidikan, melainkan penanda kegagalan sistem. Pram memang tidak menonjolkan kualitas pedagogis sang ayah, karena itu bukan yang ingin ia kritik.
Yang jadi sasaran adalah ironi tentang guru sebagai fondasi peradaban yang tidak pernah benar-benar dipedulikan. Guru sebagai lambang moralitas yang mati perlahan bersama tubuh si ayah.
Selamat Hari Guru Nasional.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!