Minggu, 19 Juli 2026

STOP Normalisasi Tren 'Laki-Laki Tidak Bercerita', Toxic Masculinity Bisa Mengancam Jiwa!

Photo Author
Tim Redaksi Sketsa Nusantara, Sketsa Nusantara
- Selasa, 24 Desember 2024 | 21:15 WIB
Kartika Ainun Fitri, Founder Bloomind Jember, komunitas yang bergerak di bidang literasi yang pro gender equality (Dok. SketsaNusantara.id)
Kartika Ainun Fitri, Founder Bloomind Jember, komunitas yang bergerak di bidang literasi yang pro gender equality (Dok. SketsaNusantara.id)

Toxic masculinity bukan hanya soal kekerasan atau dominasi, tetapi juga tentang bagaimana laki-laki dipaksa menekan kerentanannya.

Ketika mereka menghadapi tekanan akademik, masalah keluarga, atau rasa terisolasi, seperti yang mungkin dialami oleh DRY, ekspresi emosional tidak dianggap sebagai pilihan.

Baca Juga: Wakil Rektor III Unej Jelaskan Kasus Mahasiswa Lompat dari Lantai 8, Fendi: Kami Temukan Perlengkapan Pribadi Korban

Sebaliknya, banyak yang memilih untuk bungkam, memendam, hingga pada akhirnya merasa kehilangan harapan.

Peristiwa ini adalah pengingat mendesak bahwa konstruksi sosial yang membungkam laki-laki harus dibongkar.

Diskusi tentang kesehatan mental tidak hanya perlu melibatkan penyedia layanan atau ahli, tetapi juga masyarakat luas. Ruang untuk berbicara tanpa rasa takut akan dihakimi menjadi kebutuhan penting bagi laki-laki di semua kelompok usia.

Baca Juga: Peristiwa Mahasiswa Unej Diduga Bundir, Wakil Rektor III Pastikan Korban Lompat dari Lantai 8

Kisah tragis ini seharusnya memantik refleksi bersama tentang pentingnya mendorong laki-laki untuk bercerita, mendobrak stigma tentang kelemahan, dan membangun budaya dukungan emosional yang lebih sehat. Semua berhak bercerita apapun gendernya!***

*Penulis adalah founder Bloomind Jember, sebuah komunitas literasi yang pro gender dan equality

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jangan Biarkan Kota Santri Kehilangan Jati Diri

Jumat, 26 Juni 2026 | 09:40 WIB

Sistem Keulamaan dan Ahwa Permanen dalam NU

Selasa, 16 Juni 2026 | 16:49 WIB

Refleksi Hardiknas 2026: Pendidikan dan Buku

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:35 WIB

Menimbang Dampak AI pada Nalar Generasi Bangsa

Kamis, 30 April 2026 | 12:05 WIB

Guru Pejuang Literasi

Selasa, 7 April 2026 | 10:35 WIB

Ketika Inklusi Berubah Menjadi Eksploitasi

Selasa, 24 Maret 2026 | 14:35 WIB

Idul Fitri dan Momentum Transformasi Digital UMKM

Kamis, 19 Maret 2026 | 13:30 WIB

Gus Dur, Cina dan Islam

Kamis, 19 Februari 2026 | 21:25 WIB
X