SketsaNusantara.id - Mustafa DEBU ikut menyoroti fenomena sound horeg yang makin meresahkan masyarakat. Acara hiburan semacam ini masih terus muncul, meski sudah ada fatwa yang melarang penggunaan sound horeg.
Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur (MUI Jatim) menerbitkan Fatwa Nomor 1 Tahun 2025 yang menyatakan hukumnya haram terhadap penggunaan sound horeg melebihi batas kewajaran.
Pasalnya, hiburan ini kerap memutar musik bervolume tinggi yang terlalu berisik dan mengganggu ketertiban umum. Suara musiknya memekakkan telinga, merusak kesehatan, bahkan mengganggu properti warga karena getaran bass yang cukup kuat.
Tak hanya itu, acara hiburan semacam ini juga dianggap bertentangan dengan syariat Islam karena mendorong aksi joget bebas, pergaulan campur baur antara wanita dan pria sehingga memicu perbuatan maksiat.
MUI Jatim mendesak masyarakat luas, terutama bagi para pengusaha hiburan untuk menjaga ketertiban umum dalam kehidupan bermasyarakat karena semua orang berhak hidup tenang.
"Bijak Gunakan Sound Horeg! Mari kita manfaatkan teknologi dengan beretika, tanpa melanggar hak orang lain dan nilai-nilai syariat Islam. Kebebasan berekspresi tidak berarti bebas mengganggu sesama," pesan MUI yang disampaikan melalui akun Instagram @muijat1m.
Namun, meski sudah ada fatwa yang melarang penggunaan audio sistem berlebihan, tapi masih ada bermunculan sound horeg yang ditampilkan dalam acara-acara hajatan dan hiburan rakyat.
Bahkan, ada sound horeg yang berlabel "Halal" yang mengklaim acara hiburan ini tak merugikan masyarakat seolah menolak fatwa haram dari MUI.
Dalam video viral yang diunggah akun Instagram @fakta.indo, menunjukkan hiburan sound horeg dengan menampilkan layar LED bertuliskan label halal saat tampil.
Video tersebut diunggah salah satu penggemar sound horeg pemilik akun TikTok @wahyu_doremi yang mengklaim "Sound Horeg 1000% Halal". Meski diklaim halal, musik yang diputar menampilkan genre musik EDM dangdut koplo dengan volume tinggi.
Tak hanya itu, ada beberapa kru laki-laki dan warga sekitar yang menonton acara hiburan ini ikut berjoget mengikuti alunan musik yang memekakkan telinga.
Artikel Terkait
Sound Horeg Dianggap Meresahkan, Benarkah Sudah Masuk Pokok-Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah di Malang?
Kemunculannya Dianggap Meresahkan, Ini Asal Usul Sound Horeg yang Kerap Memicu Kontroversi Karena Merusak Bangunan Rumah Warga
Kerap Menuai Kontroversi, Sound Horeg Bakal Didaftarkan HAKI Sebagai Hasil Kreativitas Anak Bangsa, Tuai Protes Warganet!
Eks Menteri Kelautan Susi Pudjianti Kecam Aksi Battle Sound Horeg di Pesisir Pasuruan, Netizen: Tolong Ditenggelamkan Bu!
Sound Horeg Makin Meresahkan! Warga Jenggawah Jember Protes Event Hiburan Ganggu Pengguna Jalan, Dipaksa Bayar Tiket Masuk Padahal Gak Ikut Nonton
Banyak Mudharatnya, Para Ulama di Pasuruan Keluarkan Fatwa Sound Horeg Hukumnya Haram Karena Bertentangan dengan Syariat Islam, Ini Penjelasannya