Kamis, 4 Juni 2026

Kerap Menuai Kontroversi, Sound Horeg Bakal Didaftarkan HAKI Sebagai Hasil Kreativitas Anak Bangsa, Tuai Protes Warganet!

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Selasa, 22 April 2025 | 06:59 WIB
Sound Horeg kerap menuai kontroversi, kini bakal diusulkan Kemenkumham Jatim didaftarkan HAKI sebagai hasil kreativitas anak bangsa (Instagram/elninosoundlovers)
Sound Horeg kerap menuai kontroversi, kini bakal diusulkan Kemenkumham Jatim didaftarkan HAKI sebagai hasil kreativitas anak bangsa (Instagram/elninosoundlovers)

SketsaNusantara.id - Fenomena Sound Horeg yang kian populer di Jawa Timur (Jatim) kembali ramai jadi sorotan setelah Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Jatim mengusulkan pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) untuk karya ini.

Sound Horeg, yang dalam bahasa Jawa berarti "getaran", telah populer dan menjadi bagian dari budaya masyarakat Jatim, terutama di kalangan anak muda.

Namun, usulan HAKI ini menuai pro dan kontra mengungat banyaknya dampak negatif yang ditimbulkan akibat Sound Horeg.

Baca Juga: Sound Horeg Dianggap Meresahkan, Benarkah Sudah Masuk Pokok-Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah di Malang?

Sound Horeg adalah sistem audio berdaya besar yang dipasang pada truk atau mobil, menghasilkan suara musik elektronik (EDM) dengan getaran kuat yang mengguncang lingkungan sekitar.

Fenomena ini kerap menjadi hiburan di acara-acara komunitas, namun juga kerap mengganggu dan memicu keresahan warga karena sering menimbulkan gangguan ketertiban di masyarakat.

Di sisi lain, Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Haris Sukamto, menyebut Sound Horeg sebagai karya anak bangsa yang patut dilindungi.

Baca Juga: Meresahkan! Sound Horeg di Jember Rusak Warung Warga Agar Bisa Lewat, Netizen: SDM Rendah...

"Kami ada tugas yang terkait dengan perlindungan terhadap karya anak bangsa. Sound Horeg ini sebetulnya kan juga sebuah fenomena dari hasil olah pikir karya dari anak bangsa," kata Haris dalam Press Release Capaian Kinerja Triwulan I 2025 di Surabaya pada hari Senin, 21 April 2025.

Menurutnya, Sound Horeg layak mendapat apresiasi dan didaftarkan HAKI karena fenomena ini merupakan hasil olah pikir yang mengembangkan kreativitas anak bangsa.

Sound Horeg dapat diusulkan dalam hak cipta atau hak desain industri, mengingat komponen teknis dan estetika dalam pembuatannya.

Baca Juga: Gegara Berisik! Polisi Jember Tertibkan Parade Sound Horeg yang Meresahkan Warga

Perlindungan HAKI ini tidak akan diberikan kepada individu, melainkan kepada kelompok atau komunitas yang mengembangkan konsep ini.

Meski mendapat dukungan dari Kemenkumham, usulan pendaftaran HAKI untuk Sound Horeg memicu protes warganet di media sosial.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X