SketsaNusantara.id - Viral di berbagai platform media sosial, video Polisi Sektor (Polsek) Ambulu menertibkan parade sound system horeg setelah mendapat laporan dari masyarakat yang merasa terganggu. Insiden ini terjadi pada Minggu, 9 Maret 2025, dini hari.
Dalam video tersebut, terlihat pihak kepolisian menghentikan mobil pikap yang membawa sound system dan sengaja membunyikannya dengan sangat keras.
Peristiwa ini terjadi di dua lokasi berbeda, yakni di Dusun Bedengan, Desa Tegalsari, Kecamatan Ambulu, Jember, serta di Dusun Krangkengan Barat, Desa Sabrang, Kecamatan Ambulu, Jember.
Baca Juga: Stok Blanko KTP Terbatas, Dispendukcapil Catat 46 Ribu Masyarakat Jember Kehilangan Kartu Identitas
Kapolsek Ambulu, AKP Latifa Andika, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi. Menurut Latifa, polisi mengambil tindakan tegas terhadap konvoi sound horeg karena mendapat keluhan dari masyarakat.
“Kejadian dalam video tersebut memang benar. Awalnya, kami menerima laporan dari warga terkait dua mobil pikap yang mengangkut sound system dan mengganggu masyarakat yang sedang beristirahat,” ujar Latifa saat dikonfirmasi melalui telepon pada Senin, 10 Maret 2025.
Latifa menjelaskan bahwa tindakan ini dilakukan karena sound system dibunyikan dengan sangat keras sebelum waktu sahur, yakni sekitar pukul 00.00 hingga 01.30 WIB.
“Karena saat itu masih belum waktunya sahur, anggota Reskrim dan Polsek Ambulu segera menuju ke lokasi,” lanjutnya.
Menurutnya, polisi awalnya hanya memberikan imbauan agar pemilik sound system menghentikan kegiatan yang dinilai mengganggu warga. Identitas pemilik sound horeg juga telah dicatat. Jika pelanggaran serupa kembali terjadi, kepolisian akan mengambil tindakan tegas dengan mengamankan kendaraan mereka.
“Kami memberikan imbauan agar pemilik sound tidak mengulanginya lagi. Saat itu, kegiatan langsung dihentikan, dan kami telah mencatat identitas pemilik sound horeg tersebut,” jelas Latifa.
“Ke depan, kami akan rutin melakukan patroli. Jika menemukan kasus serupa, kami akan bertindak tegas dengan mengamankan kendaraan,” pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Pemprov Jatim Instruksikan Program MBG Berjalan di Jember, Ketua DPRD Halim: Ada Potensi Tambahan Alokasi Anggaran
Tragis! Kesal karena Masalah Rumah Tangga Anaknya, Mertua di Jember Aniaya Menantu hingga Babak Belur
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember Sepakat Retribusi Pasar Diturunkan, Wakil Ketua Widarto: Tapi Harus Revisi Perda
WALHI Angkat Bicara Soal Pesisir Jember yang Terancam! Tambak Udang Ilegal Sebabkan Pencemaran, Abrasi, dan Krisis Ekologi
Efisiensi Anggaran atau Krisis? Lima Dinas di Kabupaten Jember Dihapus, Pegawai Honorer Dibayangi Ketidakpastian