Sekitar 40 hari bahtera Nabi Nuh terombang ambing banjir bandang dengan membawa banyak penumpang mulai dari manusia, ternak hingga tumbuhan, lalu selamat dan terdampar di diatas gunung.
Peristiwa terdamparnya Nabi Nuh itu terjadi tepatnya tanggal 10 Muharram, sehingga setelahnya sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT, Nabi Nuh menyuruh kaumnya untuk membuat bubur.
Seperti yang dilansir SketsaNusantara.id dari Kitab I’anah Thalibin jilid 2 halaman 267, Nabi Nuh menyuruh kaumnya untuk membuat bubur dari sisa perbekalan yang mereka bawa.
Nabi Nuh menyuruh kaumnya untuk mengambil beberapa jenis kacang masing-masing sekepal atau satu genggaman, dimana jenis kacang tersebut adalah kacang, adas, beras, gandu, jelai (buahnya keras bahan tasbih).
Ia memerintahkan agar semua biji-bijian itu dimasak bersamaan sebagai bentuk syukur yang akan membuat kaumnya bahagia karena selamat dari banjir dahsyat.
Setelahnya bubur itu dimasak bersama-sama dan disantap bersama-sama dengan penuh bahagia dan syukur atas berkah keselamatan yang mereka terima berkat bahtera Nabi Nuh dan berkah keselamatan dari Allah SWT.
Adat Jawa dan tradisi Islam mungkin memiliki perspektif yang berbeda dalam merayakan 1 Suro dan 1 Muharram yang bersamaan, namun mereka disatukan oleh satu bubur bernama jenang suro.
Tradisi menyajikan bubur Suro yang memiliki filosofi mendalam ini tetap hidup bahkan lekat menjadi kebudayaan Jawa dan Islam, sebagai sebuah wasilah Nabi Nuh untuk saling berbagi kebahagiaan kepada sesama umat manusia.***
Artikel Terkait
Kenapa Awal Tahun Jawa dan Islam Sama? Sejarah Bulan Suro yang Dianggap Keramat Masyarakat Jawa dan Muharram di Kalender Hijriah
Legendaris Sampai Sekarang, Santapan Kesukaan Wali Songo! Kuliner Ini Gak Pernah Skip Untuk Malam 1 Suro
Pelaksanaannya Bersamaan, Ternyata Inilah Alasan Sultan Agung Satukan Perayaan 1 Suro dan Muharram untuk Masyarakat Jawa
Rangkaian 1 Suro, Mengulik Tradisi Untuk Mengenang Sunan Kudus Wali Songo, Ini yang Dilakukan Ketika Masuk 10 Muharram
5 Fakta Menarik Kebo Bule Kyai Slamet Kesayangan Pakubuwono II yang Ikut Kirab 1 Suro Keraton Surakarta, Kerbau Keramat?
Kapan Malam 1 Suro 2024? Ini Jadwal Pergantian Tahun Baru dalam Kalender Jawa Sebagai Momen Sambut Tahun Baru Islam