Minggu, 19 Juli 2026

1 Dzulhijjah 2024 Jatuh pada Tanggal Berapa? Penetapan Awal Bulan Haji dan Idul Adha Versi Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU

Photo Author
Anisa Maharani, Sketsa Nusantara
- Rabu, 5 Juni 2024 | 09:02 WIB
Ilustrasi jemaah haji di bulan Dzulhijjah. (Pexels.com/Haydan As-soendawy)
Ilustrasi jemaah haji di bulan Dzulhijjah. (Pexels.com/Haydan As-soendawy)

Awal Dzulhijjah versi Pemerintah

Berdasarkan kalender Islam Hijriah 1445 atau 2024 yang dirilis Kementerian Agama Republik Indonesia (kemenag RI), awal bulan Dzulhijjah tepatnya tanggal 1 akan jatuh pada hari Sabtu, tanggal 8 Juni 2024.

Baca Juga: Sering Tidak Punya Uang, Presiden Soekarno Lelang Peci Hitamnya untuk Zakat dan Orang Miskin di Makam Sunan Giri

Sehingga, perkiraan jatuhnya Hari Raya Idul Adha 1445 H pada tanggal 17 Juni 2024 yaitu di hari Senin.

Selain itu, dalam Surat Keputusan Bersama atau SKB 3 Menteri juga diterangkan bahwa jadwa libur Hari Raya Idul Adha 1445 H atau 2024 jatuh di hari Senin, 17 Juni 2024.

Untuk informasi resmi dari Kemenag RI akan diputuskan setelah dilaksanakan sidang isbat penentuan 1 Dzulhijjah.

Baca Juga: Hanya Menerima 10 Pembeli Saja, Restoran Unik di Yogyakarta Ini Sajikan Menu Khas Dari Resep Warisan Bung Karno

Pelaksanaan sidang isbat penentuan awal Dzulhijjah 1445 atau 2024 akan digelar pada hari Jumat, 7 Juni 2024di Auditorium Kemenag RI.

Awal Dzulhijjah versi Muhammadiyah

Organisasi Islam atau ormas Muhammadiyah sudah menetapkan kapan awal bulan Dzulhijjah.

Penetapan ini berdasarkan dari Maklumat Pimpinan Pusat atau PP Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2024 tentang hasil hisab Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah.

Baca Juga: Hutan Adat di Papua Terancam Hilang Berganti Perkebunan Sawit, Template Poster dan Tagar All Eyes on Papua Viral di Medsos

1 Dzulhijjah 2024 versi Muhammadiyah ditetapkan pada hari Sabtu, 8 Juni 2024, sehingga Idul Adha akan dilaksanakan pada hari Senin, 17 Juni 2024.

Awal Dzulhijjah versi Nahdlatul Ulama atau NU

Prediksi awal Dzulhijjah dan Hari Raya Idul Adha diperkirakan akan bersamaan antara pemerintah, Muhammadiyah, dan NU.

Halaman:

Editor: Anisa Maharani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X