Mengangkat jari telunjuk saat tahiyat termasuk sunnah hai'at. Jika seseorang lupa melakukannya, maka tidak perlu mengulang sholat dan tidak perlu melakukan sujud sahwi.
Buya Yahya juga menjelaskan bahwa meninggalkan sunnah hai'at seperti ketika terlupa mengangkat jari telunjuk saat tahiyat awal atau akhir, tidak mempengaruhi sah atau tidaknya sholat, karena hukumnya hanya anjuran.
Jika seseorang lupa mengangkat telunjuk saat tahiyat awal atau tahiyat akhir, maka sholatnya tetap sah. Cukup melanjutkan sholat hingga salam, tidak perlu melakukan sujud sahwi apalagi sampai mengulang sholat dari awal.
Hal ini karena yang wajib dalam sholat adalah membaca tasyahudnya, bukan gerakan telunjuknya. Selama bacaan tasyahud dilakukan dengan benar, maka sholat tetap dianggap sah.
Para ulama juga menegaskan bahwa gerakan telunjuk hanyalah penyempurna, bukan rukun dan bukan kewajiban. Walaupun tidak wajib, mengangkat telunjuk tetap dianjurkan karena termasuk sunnah Nabi Muhammad SAW dan menjadi bagian dari kesempurnaan sholat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Apa itu Muhasabah? Ini Arti Istilah yang Digunakan Gilang Dirga Pasca Berpulangnya Vidi Aldiano, Jadi Momen Introspeksi Diri Ingatkan pada Kematian
Wajib Tahu! Niat Bacaan Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Anak Laki-Laki dan Perempuan, Beserta Pengertiannya...
Jarang Orang Tahu! Meraih Malam Lailatul Qadar Pada 10 Malam Terakhir Ramadhan, Ini Tanda Orang yang Berhasil Mendapatkannya Kata Ustadz Abdul Somad
Niat Zakat Fitrah Lengkap untuk Diri Sendiri dan Keluarga Dalam Bahasa Arab, Indonesia hingga Terjemahannya
Keutamaan Puasa Syawal 6 Hari Setelah Ramadhan, Bolehkah Dilakukan Tidak Berurutan?