Suntikan yang tidak mengandung nutrisi dinilai berbeda. Jika disuntikkan melalui pembuluh darah, puasanya batal. Jika melalui otot, puasanya tidak batal.
Penjelasan ini mencakup suntikan obat dan vaksin. Penilaian dilakukan berdasarkan jalur masuknya. Kandungan suntikan juga menjadi faktor penentu.
Dengan demikian, hukum suntik saat puasa tidak bersifat tunggal. Penentuannya bergantung pada jenis suntikan. Jalur penyuntikan juga menjadi pertimbangan utama.
Ketentuan rukhsah bagi orang sakit tetap berlaku. Dalam kondisi sakit berat, puasa boleh ditinggalkan. Ketentuan ini dijelaskan dalam fikih puasa.
Penjelasan ulama tersebut menjadi rujukan penting. Hal ini membantu memahami hukum puasa dan perawatan medis. Terutama bagi mereka yang menjalani pengobatan saat Ramadhan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Jemput Ramadhan dengan Kesadaran Penuh, Ustadz Khalid Basalamah Ingatkan Nilai Waktu yang Sering Terlewat
Inspirasi 10 Ide Kudapan Enak dan Lezat untuk Berbuka Puasa di Ramadhan 2026, Bikin Puasa Makin Semangat
Bagaimana Bacaan Niat Puasa Ramadhan? Simak Penjelasan dan Maknanya yang Sangat Besar Bagi Umat Islam
7 Link Download Poster Ramadhan 2026/1447 Hijriah, Template Gambar HD dan Keren Dapat Unduh Gratis!
Kementerian Agama Jadwalkan Sidang Isbat Awal Ramadhan 1447 H pada 17 Februari 2026