Dalam aksi tersebut, massa membawa spanduk dan alat pengeras suara. Mereka mendesak agar pelaku segera diproses secara hukum. Situasi sempat memanas ketika perwakilan yayasan memberikan penjelasan di hadapan warga.
Ketua yayasan menyatakan bahwa terduga pelaku telah dinonaktifkan dari posisinya. Ia juga menyebut adanya rencana memulangkan para santriwati ke rumah masing-masing. Pernyataan tersebut belum sepenuhnya meredakan kemarahan massa.
Aparat keamanan yang berjaga di lokasi akhirnya berhasil mengendalikan situasi. Proses hukum terhadap kasus ini masih terus berjalan dengan perhatian luas dari berbagai pihak.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!