SketsaNusantara.id - Pemerintah Kabupaten Pati kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana.
Keputusan ini diambil karena dampak banjir dan tanah longsor masih dirasakan. Sejumlah wilayah belum sepenuhnya pulih.
Perpanjangan dilakukan untuk memastikan penanganan berjalan optimal. Fokus diarahkan pada pemulihan daerah terdampak.
Baca Juga: Fakta di Balik OTT Sudewo, KPK Ungkap Hambatan Awal Membongkar Dugaan Pemerasan di Pati
Pemerintah juga menilai potensi bencana masih cukup tinggi.
Status tanggap darurat sebelumnya berlaku sejak 9 Januari 2026. Masa tersebut berakhir pada 23 Januari 2026. emerintah kemudian menetapkan tahap kedua.
Pelaksana Tugas Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menjelaskan alasan perpanjangan. Ia menyebut masih ada wilayah terdampak. Risiko bencana juga belum sepenuhnya hilang.
“Perpanjangan ini dilakukan karena Kabupaten Pati masih terdampak banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah,” tutur Chandra ke awak media, Minggu 25 Januari 2026.
Tahap kedua tanggap darurat ditetapkan mulai 24 Januari. Status ini berlaku hingga 6 Februari 2026. Rentang waktu tersebut digunakan untuk lanjutan penanganan.
Pada awal penetapan, lebih dari 100 desa terdampak. Seiring berjalannya waktu, jumlah tersebut menurun. Saat ini tercatat sekitar 51 desa masih terdampak.
Meski menurun, potensi bencana dinilai tetap tinggi. Beberapa wilayah mengalami banjir berulang. Kondisi ini membutuhkan perhatian berkelanjutan.
Pemkab Pati menyampaikan apresiasi kepada petugas lapangan. Aparatur sipil negara terus bekerja membantu warga. Tim gabungan SAR, TNI, dan Polri juga terlibat aktif.
Relawan turut berperan dalam penanganan bencana. Bantuan datang dari berbagai pihak. Dukungan logistik dan tenaga terus disalurkan.
Artikel Terkait
Protes Warga Pati Pecah, Lapangan Sepak Bola Desa Disebut akan Dibangun Koperasi Desa Merah Putih
Dari Pati hingga Jakarta Utara Terendam, Prabowo Minta Jajaran Bergerak Cepat Tangani Banjir dan Antisipasi Dampak Lanjutan
3 Fakta Penangkapan Bupati Pati Sudewo, Terjaring OTT KPK hingga Dugaan Kasus yang Menyeretnya
5 Kontroversi Bupati Pati Sudewo yang Terjaring OTT, Pernah Didemo Ribuan Warga hingga Dilaporkan ke KPK
Terjaring OTT KPK, Kekayaan Bupati Pati, Sudewo Disorot, Koleks Mobil Mewah hingga Punya Banyak Properti di Kota Besar