SketsaNusantara.id – Pemerintah Kabupaten Jember terus mendorong terjadinya pertumbuhan ekonomi, salah satunya mempercepat pembangunan infrastruktur.
Salah satu langkah nyata yang dilakukan, dengan berkoordinasi langsung bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) agar rencana pembangunan jembatan dan flyover bisa segera terlaksana.
Dengan kunjungan Menteri PU Dody Hanggodo ke Jember, Bupati Jember Muhammad Fawait percaya jika percepatan pembangunan bisa segera dilakukan.
Baca Juga: Pemkab Jember Jamin Beasiswa Kuliah Gratis bagi Penggawa Macan Raung
"Fokus utama yang dibahas adalah penanganan infrastruktur pasca bencana yang memerlukan perhatian cepat dari pemerintah pusat," ungkap Gus Fawait, Minggu 22 Februari 2026.
Gus Fawait mengatakan, sinergi antara pemerintah daerah dan pusat sangat diperlukan untuk menangani kerusakan infrastruktur akibat bencana alam.
"Yang paling mendesak adalah perbaikan 16 jembatan dan 50 bendungan di Jember yang terdampak bencana. Kami sudah sepakat untuk berkolaborasi dalam proses rehabilitasinya," ujar Gus Fawait.
Selain pemulihan bencana, rencana selanjutnya dengan meminta adanya pelebaran jalan yang mengubungkan antara Kecamatan Tanggul dan Kaliwates, karena masuk dalam jalan nasional.
Jika adanya pelebaran jalan tersebut, Gus Fawait menilai jika mobilitas masyarakat termasuk logistik akan meningkat dan berdampak nyata pada perputaran ekonomi.
Gus Fawait juga meniti beratkan pada rencana pembangunan Flyover di kawasan padat, yang merupakan titik kemacetan yang parah.
Baca Juga: Warga Korban Banjir Jember Kecewa, Pengembang Perumahan Dinilai Masih Setengah Hati Berikan Solusi
Menurut dia, kemacetan yang terjadi setiap hari, terutama dari arah barat dan selatan, memberikan citra kurang baik bagi calon investor.
"Jika kemacetan dibiarkan, Jember jadi tidak menarik bagi investor. Untuk memajukan Jember, investasi harus masuk, dan syarat utamanya adalah kesiapan infrastruktur yang memadai," tegasnya.