"Udah mulai ada counter nih, narasinya begini 'lu lihat tuh Vietnam ana China militernya udah mendominasi, jadinya disiplin, jadi negara gede'," kata Bintang dalam video yang diposting di akun Instagram @bintangemon dikutip SketsaNusantara.id hari Senin, 17 Maret 2025.
"Kenapa lu yakin banget (Indonesia) bakal gede kaya China? Kenapa lu ga pertimbangin ni negara bakal kaya Korea Utara Somalia, Zimbabwe?" tandasnya.
Sebagai informasi, Somalia menempati posisi ke-5 negara termiskin di dunia yang disebabkan adanya bencana alam seperti kekeringan, perang antar suku hingga maraknya tindakan korupsi yang semakin merajelala.
Selain itu, Korea Utara dikenal sebagai negara komunis dengan militer terkuat peringkat ke-36 di dunia. Negara ini menganut sistem diktator yang menyebabkan warganya dikontrol dengan peraturan sangat ketat.
Di sisi lain, Bintang Emon juga menyindir pemerintah yang sebelumnya membandingkan dengan negara Eropa saat menentukan kebijakan soal kenaikan pajak.
Selain itu, pemerintah juga mengembangkan sistem pendidikan Indonesia yang berkaca dari negara ekonomi pasar bebas seperti Amerika Serikat dengan menggabungkan pelajaran dan aktivitas kehidupan nyata.
"Emang negara kita tuh pinter kalo soal banding-bandingin kaya begitu, kalo yang dibahas militer dibandingin ama China, jago banget ngelesnya padahal bisa jadi Korut (Korea Utara) negara kita," lanjut Emon sambil tertawa.
Lebih lanjut, Bintang Emon menjelaskan akar permasalahannya mengapa RUU TNI ini mengalami penolakan karena pemerintah yang mengabaikan UU lain termasuk perampasan aset yang sedari dulu tak ada kabar.
Jika UU Perampasan Aset sudah disahkan, maka negara punya solusi untuk menangani perkara-perkara tindak pidana seperti korupsi, pencucian uang, dan lainnya.
Menurutnya, UU Perampasan Aset harusnya menjadi prioritas sebelum menentukan kebijakan lain seperti RUU TNI.
"Maksudnya benerin dulu polanya. Kalo UU Perampasan Aset. tok!. disahin aja, udah gak sedikit yang setuju kalo mau sahin RUU TNI," tandasnya.