Kamis, 4 Juni 2026

Bintang Emon Beri Pesan Menohok untuk Buzzer yang Serang Balik Pakai 'Balasan Template' di Tengah Huru Hara RUU TNI, Netizen: Mending Kalian Tobat!

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Senin, 17 Maret 2025 | 09:41 WIB
Potret Bintang Emon sindir buzzer yang bela pemerintah soal RUU TNI yang menuai kontroversi karena berpotensi membangkitkan konsep Dwifungsi ABRI (YouTube Bintang Emon)
Potret Bintang Emon sindir buzzer yang bela pemerintah soal RUU TNI yang menuai kontroversi karena berpotensi membangkitkan konsep Dwifungsi ABRI (YouTube Bintang Emon)

"Udah mulai ada counter nih, narasinya begini 'lu lihat tuh Vietnam ana China militernya udah mendominasi, jadinya disiplin, jadi negara gede'," kata Bintang dalam video yang diposting di akun Instagram @bintangemon dikutip SketsaNusantara.id hari Senin, 17 Maret 2025.

"Kenapa lu yakin banget (Indonesia) bakal gede kaya China? Kenapa lu ga pertimbangin ni negara bakal kaya Korea Utara Somalia, Zimbabwe?" tandasnya.

Baca Juga: 2 Anak Deddy Corbuzier, Azka dan Nada Tarina Dihujat Netizen Usai Unggah Video Pertamina: Keluarga Kok Buzzer

Sebagai informasi, Somalia menempati posisi ke-5 negara termiskin di dunia yang disebabkan adanya bencana alam seperti kekeringan, perang antar suku hingga maraknya tindakan korupsi yang semakin merajelala.

Selain itu, Korea Utara dikenal sebagai negara komunis dengan militer terkuat peringkat ke-36 di dunia. Negara ini menganut sistem diktator yang menyebabkan warganya dikontrol dengan peraturan sangat ketat.

Di sisi lain, Bintang Emon juga menyindir pemerintah yang sebelumnya membandingkan dengan negara Eropa saat menentukan kebijakan soal kenaikan pajak.

Baca Juga: Tolak PPN 12 Persen Trending X! Warganet Ungkit Janji 'Omon-Omon' Prabowo soal Efisiensi, Sebut Kenaikan Pajak Efek Keberlanjutan dari Jokowi

Selain itu, pemerintah juga mengembangkan sistem pendidikan Indonesia yang berkaca dari negara ekonomi pasar bebas seperti Amerika Serikat dengan menggabungkan pelajaran dan aktivitas kehidupan nyata.

"Emang negara kita tuh pinter kalo soal banding-bandingin kaya begitu, kalo yang dibahas militer dibandingin ama China, jago banget ngelesnya padahal bisa jadi Korut (Korea Utara) negara kita," lanjut Emon sambil tertawa.

Lebih lanjut, Bintang Emon menjelaskan akar permasalahannya mengapa RUU TNI ini mengalami penolakan karena pemerintah yang mengabaikan UU lain termasuk perampasan aset yang sedari dulu tak ada kabar.

Baca Juga: RUU TNI Berpotensi Hidupkan Lagi Dwifungsi ABRI, Apa Itu? Konsep ‘Jalan Tengah’ yang Berjaya saat Orba dan Dihapus Pasca Reformasi

Jika UU Perampasan Aset sudah disahkan, maka negara punya solusi untuk menangani perkara-perkara tindak pidana seperti korupsi, pencucian uang, dan lainnya.

Menurutnya, UU Perampasan Aset harusnya menjadi prioritas sebelum menentukan kebijakan lain seperti RUU TNI.

"Maksudnya benerin dulu polanya. Kalo UU Perampasan Aset. tok!. disahin aja, udah gak sedikit yang setuju kalo mau sahin RUU TNI," tandasnya.

Baca Juga: Siapa Saja Anggota Panja Komisi I DPR RI? Ini Daftar Anggota Dewan yang Turut Dalam Rapat Revisi UU TNI di Hotel Fairmont Jakarta

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Instagram @bintangemon

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X