Terakhir, Bintang memberikan pesan menohok untuk buzzer untuk segera berhenti melakukan pembelaan karena akan sia-sia saja hasilnya.
"Ini buat temen-temen yang kerjanya jadi buzzer, kalo duit tabungan masih ada mending lu gausah ambil campaign ini beneran deh lu kalah telak," pungkasnya.
Lagi-lagi postingan Bintang Emon mendapat atensi publik dan mengundang beragam komentar dari netizen termasuk beberapa pengamat politik dan influencer yang selama ini vokal menyuarakan kritik untuk pemerintah.
"Bintang Emon for president," komentar @raymondchins. "Emang Indonesia gajelas falsafahnya bang. Teriak-teriak negara Pancasila tapi aslinya kepengen ke arah ko...(terusin sendiri)," timpal akun @ezash.
"Giliran bahas Kabinet gemuk dibandingin ama Timor Leste, terus soal militer malah patokannya negara komunis bukan sesama negara demokrasi wkwk, kocak," komentar akun @revypwan_.
"Lagian di China itu 7 posisi teratas paling atasnya kabinet gak ada sama sekali TNI nya hehe. Gak ada DWI FUNGSI TNI karena beda fungsi soalnya, kalo mau parokannya China berarti hukum mati koruptornya," komentar akun @nurulk0329.
"Udah deh buzzer segera pada tobat aja, kesalahan kalian nyebokin pemerintah udah bejibun banyak banget.. maksiat juga gak sebanding sama dosa lo. Semua manusia memang butuh uang, tetapi jangan sampai uang membuatmu kehilangan moralitas dan etika," pungkas akun @aripinnsaf.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Jejak Digital Deddy Corbuzier! Tak Berkutik dan Cuma Bisa Mingkem Usai Disebut 'Tentara Giveaway' oleh Anggota TNI AL
Heboh Video Polres Tarakan Diduga Diserang Puluhan Oknum TNI dengan Airsoft Gun dan Senjata Tajam, 5 Polisi Alami Luka-luka
Panglima TNI Agus Subiyanto: Prajurit Aktif Duduki Jabatan Sipil Akan Pensiun Dini, Mayor Teddy Mundur atau UU Diubah?
Bukan Cuma Mayor Teddy? 6 Prajurit TNI Aktif yang Punya Jabatan Sipil, Ada yang Jadi Komisaris Utama di Perusahaan BUMN!
Heboh Rapat Revisi UU TNI di Hotel Berbintang, Deddy Corbuzier Sebut Aksi KontraS Geruduk Rapat Termasuk Kekerasan Anarkis: Ilegal dan Melanggar Hukum
Rapat RUU TNI Digelar Maraton di Hotel Berbintang, Fedi Nuril Beri Kritikan Menohok: Gua Gak Menemukan RUU TNI dalam Prolegnas Prioritas 2025