SketsaNusantara.id - Memberikan Tunjangan Hari Raya atau THR kepada karyawan menjadi salah satu tradisi menjelang lebaran yang ada di Indonesia.
Tradisi yang banyak dinanti oleh para pekerja ini rupanya hanya ada di Indonesia loh!
Beberapa sumber menyebutkan tradisi memberi THR sudah ada sejak zaman kerajaan Islam.
Namun versi lain menyebutkan THR mulai diberikan pada masa pemerintahan Presiden Soekarno.
Meski THR menjadi salah satu hal yang paling dinanti menjelang lebaran, namun tak banyak yang tahu siapa pencetus tradisi tersebut.
Selain sosok pencetus, masih banyak fakta menarik lainnya mengenai THR yang jarang diketahui.
Dan berikut ini, 5 fakta menarik tentang THR yang berhasil dihimpun tim redaksi SketsaNusantara.id.
1. Dicetuskan oleh Tokoh Partai Islam
Tradisi memberikan THR menjelang lebaran dicetuskan pertama kali oleh Perdana Menteri Indonesia ke-6, Soekiman Wirjosandjojo.
Ia merupakan salah satu tokoh Partai Masyumi, partai politik Islam yang pernah ada pada masa Demokrasi Liberal di Indonesia.