SketsaNusantara.id - Memberikan Tunjangan Hari Raya atau THR kepada karyawan menjadi salah satu tradisi menjelang lebaran yang ada di Indonesia.
Tradisi yang banyak dinanti oleh para pekerja ini rupanya hanya ada di Indonesia loh!
Beberapa sumber menyebutkan tradisi memberi THR sudah ada sejak zaman kerajaan Islam.
Namun versi lain menyebutkan THR mulai diberikan pada masa pemerintahan Presiden Soekarno.
Meski THR menjadi salah satu hal yang paling dinanti menjelang lebaran, namun tak banyak yang tahu siapa pencetus tradisi tersebut.
Selain sosok pencetus, masih banyak fakta menarik lainnya mengenai THR yang jarang diketahui.
Dan berikut ini, 5 fakta menarik tentang THR yang berhasil dihimpun tim redaksi SketsaNusantara.id.
1. Dicetuskan oleh Tokoh Partai Islam
Tradisi memberikan THR menjelang lebaran dicetuskan pertama kali oleh Perdana Menteri Indonesia ke-6, Soekiman Wirjosandjojo.
Ia merupakan salah satu tokoh Partai Masyumi, partai politik Islam yang pernah ada pada masa Demokrasi Liberal di Indonesia.
Artikel Terkait
Kapan Karyawan Bisa Terima THR 2025? Intip Jadwal Pencairan Tunjangan Hari Raya untuk ASN, PPPK dan Karyawan Swasta Sesuai Peraturan Pemerintah
Kapan THR 2025 Cair? Intip Estimasi Jadwalnya untuk ASN dan Karyawan Swasta Berdasarkan Peraturan Kementerian Keuangan
7 Syarat dan Ketentuan Mendapatkan THR 2025, Karyawan dan Pekerja Wajib Tahu Supaya Lebaran Bisa Cair
THR Wajib Dibayar! Ini Sanksi bagi Perusahaan yang Lalai, Bisa Terseret Hukum Jika Tak Berikan Tunjangan Hari Raya ke Karyawan
4 Poin Penting Prabowo Terkait Kebijakan Pemberian THR untuk Driver Ojek Online, Kapan Bonus Dicairkan dan Berapa Besarannya?
Pernah Disinggung Anies Baswedan, Apa Itu Meritokrasi? Ini Dampak bagi Pemimpin Negara yang Berikan Promosi Jabatan Berdasarkan Koneksi Bukan Prestasi
Sejarah PT PFN, Perusahaan BUMN Bidang Perfilman yang Pernah Buat Film G30S PKI, Kini Dipimpin Vokalis Band Ifan Seventeen
Pandawara Group Diundang Prabowo ke Istana Negara, Bakal Jadi BUMN Urusan Sampah?
Muhammadiyah Jadi Ormas Islam Terkaya di Dunia, Total Kekayaan Mencapai Rp 400 Triliun: Gaji Guru Justru Menjerit Keras
KAI Ungkap Strategi Hadapi Mudik Lebaran 2025: Ramp Check, Posko Terpadu, dan Pengamanan
Polisi Jember Gagalkan Pengiriman 3 Ton Pupuk Subsidi Ilegal, Pelaku Belum Ditahan