Kamis, 6 Agustus 2026

Heboh Beredar Penampakan Rocket SpaceX Menabrak Bulan yang Dikhawatirkan Berdampak bagi Bumi, Begini Fakta dan Penjelasan Ahli

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Kamis, 6 Agustus 2026 | 15:00 WIB
Sempat Tuai Pro Kontra, Penampakan Roket SpaceX Menabrak Bulan Ramai Jadi Sorotan, Ternyata Ini Tujuan dan Dampaknya bagi Bumi (Instagram/echoesofunboundcuriosity)
Sempat Tuai Pro Kontra, Penampakan Roket SpaceX Menabrak Bulan Ramai Jadi Sorotan, Ternyata Ini Tujuan dan Dampaknya bagi Bumi (Instagram/echoesofunboundcuriosity)

SketsaNusantara.idRoket SpaceX Falcon 9 belakangan ini menjadi perbincangan hangat setelah dilaporkan menghantam permukaan Bulan pada hari Rabu, 5 Agustus 2026.

Momen tersebut mencuri perhatian setelah video detik-detik badan roket menabrak Bulan beredar luas di media sosial hingga memicu beragam reaksi publik.

Dalam video yang beredar memperlihatkan roket SpaceX yang berada di orbit bulan dan perlahan menghantam permukaan bulan dengan menciptakan kawah yang cukup besar.

"Roket SpaceX Falcon 9 telah menabrak bulan, menciptakan dampak kawah dampak dengan lebar yang diperkirakan mencapai 100 kaki," tulis akun Instagram @echoesofunboundcuriosity yang mengunggah  rekaman video penampakan roket SpaceX menabrak bulan.

Baca Juga: Heboh Penampakan Cahaya Merah Melayang di Langit Condongcatur Sleman Yogyakarta, Benarkah Cuma Flare atau Sampah Antariksa? Begini Penjelasan BRIN

Banyak warganet mengira video yang beredar merupakan rekaman asli detik-detik tumbukan roket dengan bulan dan dilakukan secara sengaja, hingga akhirnya menuai perdebatan di media sosial.

Padahal faktanya, video tersebut merupakan simulasi resmi yang menggambarkan proses tabrakan berdasarkan perhitungan ilmiah, bukan rekaman langsung dari lokasi kejadian.

Meski sempat menuai pro dan kontra, para ilmuwan justru menilai peristiwa ini sebagai kesempatan langka untuk mempelajari dampak tumbukan benda antariksa di permukaan Bulan.

Roket SpaceX Falcon 9 Mengembara Lebih dari Setahun Sebelum Menabrak Bulan

Peristiwa ini terjadi setelah roket Falcon 9 milik SpaceX mengembara lebih dari satu tahun setelah sebelumnya diluncurkan pada 2025 dalam misi perjalanannya ke Bulan.

Setelah menyelesaikan misinya, bagian atas (upper stage) roket yang terbuang dan tidak lagi dikendalikan akhirnya terus mengembara di luar angkasa selama lebih dari satu tahun sebelum akhirnya menghantam permukaan Bulan pada hari Rabu, 5 Agustus 2026.

Baca Juga: Sederet Fenomena Astronomi yang Terjadi Agustus 2026: Ada Gerhana Matahari Total hingga Hujan Meteor Perseid, Mana yang Bisa Diamati dari Indonesia?

Berdasarkan laporan, diketahui tumbukan terjadi di sekitar Kawah Einstein dengan kecepatan sekitar 8.700 kilometer per jam, atau  hampir setara dengan tujuh kali kecepatan suara.

Para ilmuwan memperkirakan benturan roket dengan bobot sekitar 4 ton itu melepaskan energi setara 3 ton TNT, sehingga membentuk kawah berdiameter 100 kaki atau sekitar 30 meter di permukaan Bulan.

Halaman:

Editor: Mila Zhely Nurul Hidayah

Sumber: nasa.gov

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X