SketsaNusantara.id - Fenomena cahaya merah misterius yang muncul di langit Condongcatur, Sleman, Yogyakarta, tengah menjadi sorotan publik.
Peristiwa tersebut terjadi pada hari Minggu, 26 April 2026, dengan cepat viral di media sosial setelah sejumlah warganet membagikan rekaman video yang memperlihatkan cahaya berwarna merah terang di langit.
Salah seorang warga melihat cahaya merah seperti bola api melayang yang terlihat dari kejauhan di langit sekitaran Ngringin, Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Cahaya merah terlihat jelas sekitar pukul 20.39 WIB dan cukup mencolok di tengah langit malam yang gelap.
"Kabarkan guys, ini ada cahaya merah-merah kelihatan terang, melayang lama di langit, nggak tau itu apa," kata salah seorang warga Sleman yang merekam kejadian tersebut, dikutip SketsaNusantara.id dari video yang diunggah akun Instagram @merapi_uncover pada hari Minggu, 26 April 2026.
Berdasarkan kesaksian warga, cahaya tersebut tampak diam tak bergerak atau hanya bergeser sangat perlahan dengan nyala warna merah yang terang dan terlihat sangat jelas dari kejauhan. Hal ini menimbulkan kebingungan sekaligus rasa penasaran di kalangan masyarakat.
Salah seorang warganet yang merekam kejadian itu awalnya mengira cahaya tersebut berasal dari kembang api atau suar (flare).
Namun, karena durasi nyalanya yang cukup lama dan tidak seperti kembang api pada umumnya, dugaan tersebut pun dipertanyakan.
"Tadi di daerah Ngringin, Condongcatur ada cahaya merah. Saya kira kembang api atau flare, tapi menyalanya cukup lama. Siapa tahu ada informasi yang lebih lengkap mengenai itu," tulis seorang warganet dalam keterangannya.
Hingga kini, belum ada penjelasan resmi terkait sumber pasti cahaya merah tersebut. Namun, fenomena seperti ini bukan pertama kali terjadi di Indonesia.
Kejadian serupa seperti ini sebelumnya juga pernah ditemui di Luragung, Kuningan, Jawa Barat beberapa tahun lalu.
Baca Juga: Heboh, Beredar Video Benda Bercahaya Jatuh dari Langit Sumatera Selatan, Benarkah Ada Meteor Jatuh di Indonesia? Begini Tanggapan BRIN
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjelaskan bahwa fenomena tersebut diduga berasal dari flare atau suar yang ditembakkan ke udara dan cahayanya bergerak sangat pelan di langit.
Artikel Terkait
Bikin Takjub, Fenomena Awan Berlubang di Langit Jember Viral di Media Sosial, Benarkah Karena Jejak UFO di Indonesia? Begini Penjelasan BMKG
Aneh tapi Nyata, Pohon Jati di Kuningan Jawa Barat Mendadak Terbakar saat Hujan, Benarkah karena Tersambar Petir? Begini Penjelasan BRIN
Ngeri! Awan Cumulonimbus Selimuti Jember Disertai Hujan Deras dan Angin Kencang, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Perubahan Cuaca di Awal Peralihan Musim
Heboh Fenomena Awan Merah Bercabang Terlihat Seperti Langit Terbelah di Yogyakarta, Benarkah Pertanda Akan Terjadi Gempa Bumi? Begini Penjelasan BMKG
Fenomena Lubang Raksasa di Aceh Tengah Kian Mengkhawatirkan, Akses Warga Terputus, Ini Penjelasan Lengkap dari BRIN
Kenapa Disebut Blood Moon? Ini Penjelasan BRIN soal Penyebab Bulan Berwarna Merah saat Gerbana Bulan Total 3 Maret 2026